Postingan

(Renungan) Aman dalam Perlindungan Tuhan

Gambar
Aman dalam Perlindungan Tuhan (M. Maria Novita) Tentang Engkau hatiku berkata, "Carilah wajah-Ku" maka wajah-Mu kucari, ya Tuhan. (Mzm. 27:8) Kalender Liturgi Minggu, 17 Mei 2026 Bacaan Pertama: Kis.1:12-14 Mazmur Tanggapan: Mzm. 27:1.4.7-8a Bacaan Kedua: 1Ptr. 4:13-16 Bacaan Injil: Yoh. 17: 1-11a Mazmur Daud berseru tentang 'aman dalam perlindungan Tuhan' ini, mengingatkanku peristiwa setahun lalu. Berkat kasih setia Tuhan yang besar, aku diteguhkan untuk selalu mengandalkan Dia. Sujud menyembah ke arah Bait Allah yang kudus dan takut akan Tuhan, pasti melampaui kekuatan iblis yang menjelma dalam lontaran tipu muslihat manusia, yang mementingkan diri sendiri dalam usaha mengeruk keuntungan.  Pagi itu, di pasar aku terlibat obrolan santai dengan dua wanita kenalan baru. Diajak masuk mobil mereka, aku menurut saja karena akan dikenalkan tanaman herbal, yang katanya bisa menyembuhkan pelbagai penyakit. Di tengah jalan, bergabung lagi seorang wanita yang lebih ‘marketer’...

(Renungan) Mintalah, supaya Penuhlah Sukacitamu!

Mintalah, supaya Penuhlah Sukacitamu! (Grace A.S) “Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.” (Yoh. 16:24) Kalender Liturgi Sabtu, 16 Mei 2026 Bacaan Pertama: Kis 18:23-28 Mazmur Tanggapan: Mzm. 47:2-3,8-9,10 Bacaan Injil: Yoh. 16:23b-28 Dalam bacaan Injil hari ini, dikisahkan bahwa Yesus memberikan amanat terakhir-Nya kepada murid-murid-Nya sebelum penderitaan-Nya dimulai. Dalam amanat-Nya, Yesus memberikan jaminan bahwa semua permintaan yang sesuai kehendak-Nya akan terkabul. Ini dapat kita lihat dalam Yoh. 16:23b, ”Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, akan diberikan-Nya kepadamu.”  Permintaan kita yang terkabul, membuat kita bersukacita secara penuh. Yesus menyampaikan bahwa Allah Bapa mengasihi kita, karena kita sudah mengasihi Yesus Putera-Nya. Semua itu disampaikan oleh Yesus, untuk menguatkan para murid dan memberikan keyakinan seutuhnya t...

(Renungan) Dukacita Menjadi Sukacita

Gambar
Dukacita Menjadi Sukacita (Julius Saviordi) “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira. Kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita.” (Yoh. 16:20) Kalender Liturgi Jumat, 15 Mei 2026 Bacaan Pertama: Kis 18:9-18 Mazmur Tanggapan: Mzm 47:2-3.4-5.6-7 Bacaan Injil: Yoh 16:20-23a Dalam perjamuan terakhir, Yesus banyak memberikan pengajaran kepada murid-murid-Nya. Salah satunya adalah tentang dukacita yang akan dialami murid-murid-Nya akibat kematian-Nya. Tetapi dukacita itu tidak akan lama. Dukacita itu akan berubah menjadi sukacita. Mereka tidak akan mengingat lagi dukacita itu. Seperti seorang perempuan yang menderita saat melahirkan, tetapi kemudian melupakan penderitaannya karena sukacita atas kelahiran seorang anak. Tuhan Yesus saat itu dimusuhi orang-orang Farisi dan akan mengalami kematian. Murid-murid-Nya akan berdukacita karena kematian-Nya. Tetapi hal itu hanya sekejap saja. Di hari ketiga Tuhan Yesus...

(Video) Dukacita Menjadi Sukacita

Gambar
Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.  

(Renungan) Tak Pernah Sendiri!

Gambar
Tak Pernah Sendiri! (Ruth Solaiman)    Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak bukti Ia menunjukkan bahwa Ia hidup. Sebab, selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah. (Kis. 1:3) Kalender Liturgi Kamis, 14 Mei 2026   Hari Raya Kenaikan Tuhan  Bacaan Pertama: Kis. 1:1-11 Mazmur Tanggapan: Mzm. 47:2-3. 6-7.8-9 Bacaan Kedua: Ef. 1:17-23 Bacaan Injil: Mat. 28:16-20 Hari ini adalah Hari Raya Kenaikan Tuhan kita Yesus Kristus. Bila kita mengartikan kata 'kenaikan Tuhan' secara harafiah, bisa jadi kita terjebak dengan ketakutan, apakah Tuhan masih  ada bersama dengan kita? Rupanya hal ini telah dipersiapkan Tuhan untuk para murid. Seperti tertulis pada Kis. 1:3b bahwa Ia telah berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada para murid. Hal ini dilakukan agar para murid percaya penuh akan penyertaan-Nya dan berani mewartakan kabar sukacita ke penjuru d...

(Renungan) Bertumbuh dalam Tuntunan Roh

Gambar
Bertumbuh dalam Tuntunan Roh (Dewi Malingkas) Namun, apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran,  Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran.  Sebab, Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri,  tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya, dan Ia akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang akan datang. (Yoh. 16:13) Kalendar Liturgi Rabu, 13 Mei 2026 PF. SP Maria dari Fatima Bacaan Pertama: Kis. 17:15. 22-18:1 Mazmur Tanggapan: Mzm. 148:1-2.11-12ab.12c-14a.14bcd Bacaan Injil: Yoh. 16:12-15 Di zaman yang serba instan, sering kali kita menjadi kewalahan dengan begitu banyaknya informasi dan pilihan hidup. Pun ketika kita hendak mendapatkan kebenaran firman Tuhan yang sulit untuk kita pahami secara logika. Namun, dalam Injil hari ini Yesus menyampaikan realitas rohani bahwa Tuhan mendidik kita sesuai dengan kesanggupan kita. Itu pulalah yang terjadi dengan peristiwa penampakan Bunda Maria di Fatima yang dirayakan hari ini, memberi gambaran kon...

(Renungan) Roh Kebenaran yang Memimpin

Gambar
Roh Kebenaran  yang Memimpin (Christine Meilani Kesumaputri) Tetapi, benar yang Kukatakan ini kepadamu: Lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab, jikalau Aku tidak pergi, Penolong itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau  Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. (Yoh. 16:7) Kalender Liturgi Selasa, 12 Mei 2026 Bacaan Pertama: Kis. 16:22-34 Mazmur Tanggapan: Mzm. 138:1-2a.2bc-3.7c-8 Bacaan Injil: Yoh. 16:5-11 Dalam Injil Yohanes 16:5-11, Yesus berbicara tentang perpisahan, namun bukan tentang kehilangan. Ia pergi, tetapi bukan untuk meninggalkan. Ia berjanji mengutus Roh Kudus, Sang Penghibur, yang menyingkapkan dosa, kebenaran dan penghakiman. Perpisahan sering terasa seperti malam yang panjang, tetapi justru di sanalah fajar iman lahir. Roh Kudus bekerja dalam sunyi, menyadarkan hati yang beku, meneguhkan jiwa yang goyah dan menuntun kita melihat terang salib sebagai kemenangan, bukan kekalahan.  Kehidupan sehari-hari pun menjadi ruang nyata bagi karya Roh ...