Postingan

(Renungan) Pax et Bonum

Gambar
Pax et Bonum (Melani Sudhana) Tetapi, berikanlah isinya sebagai sedekah dan sesungguhnya semuanya akan menjadi bersih bagimu. (Luk. 11:41) Kalender Liturgi Selasa, 13 Oktober 2026 Bacaan Pertama: Gal. 4:31b-5:6 Mazmur Tanggapan: Mzm. 119:41.43.44.45.47.48 Bacaan Injil: Luk. 11:37-41 Yesus dan murid-murid diundang makan di rumah seorang Farisi. Yesus dan murid-murid masuk ke rumah, lalu duduk makan. Orang Farisi mempermasalahkan mengapa Yesus dan murid-murid tidak mencuci tangan sebelum makan seperti aturan adat orang Yahudi. Yesus tahu bahwa orang Farisi mencari-cari kesalahan yang dapat dipakai untuk menyerang Dia. Maka Ia menegur orang Farisi yang hanya fokus mengikuti aturan dengan ketat (bersih di luar). Mereka lupa melakukan hal yang terpenting, yaitu kebersihan hati dan pikiran (bersih di dalam).  Kita diciptakan Tuhan baik adanya. Baik di luar dan di dalam. Untuk itu kita harus membagikan kebaikan yang ada pada kita. Berikanlah isinya sebagai sedekah dan sesungguhnya semuany...

(Renungan) Aku Anak Merdeka, bukan Budak

Gambar
Aku Anak Merdeka, Bukan Budak (Ery Dewanti) "Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita." (Gal. 5:1) Kalender Liturgi Senin, 12 Oktober 2026 Bacaan Pertama: Gal. 4:22-24.26-27.31-5:1 Mazmur Tanggapan: Mzm. 113:1-2.3-4.5a.6-7 Bacaan Injil: Luk. 11:29-32 Gal. 5:1 terdengar seperti suara Tuhan yang lembut tetapi tegas: jangan kembali hidup di bawah kuk perhambaan. Perhambaan itu tidak selalu berupa dosa yang besar. Kadang ia hadir dalam bentuk ketakutan, rasa bersalah, kekhawatiran akan masa depan, pergumulan keluarga, kelelahan batin, atau beban panjang yang belum juga selesai. Khawatir akan masa depan karena pensiun dan tidak punya cukup tabungan, tinggal sendirian tanpa suami dan anak, dan berbagai macam persoalan yang terasa berat sering membuatku linglung. Aku menyadari bahwa sering kali aku masih berjuang seperti seorang hamba yang harus membuktikan diri. Aku ingin setia, ingin kuat, ingin mampu berdoa dengan baik, ingin semua persoalan segera sel...

(Video) Aku Anak Merdeka, Bukan Budak

Gambar
Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.  

(Renungan) Menemukan Kristus di Titik Terendah Hidup

Gambar
Menemukan Kristus di Titik Terendah Hidup (Irene J. Meiske Widi) “Segala hal dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.”  (Flp. 4:13) Kalender Liturgi Minggu, 11 Oktober 2026 Bacaan Pertama: Yes. 25:6-10 Mazmur Tanggapan: Mzm. 23:1-3a.3b-4.5.6 Bacaan Kedua: Flp. 4:12-14.19-20 Bacaan Injil: Mat. 22:1-14 Hari ini Santo Paulus mengingatkan kita bahwa di tengah dunia yang saat ini tidak selalu baik-baik saja, kita memiliki Allah yang penuh kuasa, yang menjamin kehidupan kita dan tidak pernah meninggalkan kita jatuh sendirian. Melalui suratnya kepada jemaat di Filipi, Paulus berkata, “Segala hal dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” (Flp. 4:13). Surat ini tidak ditulis Paulus dari podium kemenangan, melainkan dari penjara Romawi yang dingin. Saat itu, kondisi hidupnya sangat terbatas, penuh penderitaan, bahkan terancam hukuman mati. Namun, Paulus berkata bahwa baik kekurangan maupun kelimpahan tidak lagi menjadi rahasia baginya. Ia percaya, Al...

(Video) Menemukan Kristus di Titik Terendah Hidup

Gambar
  Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.

(Video) Kopiku Bahagiaku

Gambar
 Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.

(Renungan) Kopiku Bahagiaku

Gambar
Kopiku Bahagiaku (Desi Ursula) Ia pun berkata, “Yang lebih berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.” (Luk. 11:28) Kalender Liturgi Sabtu, 10 Oktober 2026 Bacaan Pertama: Gal. 3:22-29 Mazmur Tanggapan: Mzm. 105:2-3.4-5.6-7 Bacaan Injil: Luk. 11:27-28 Katanya kebahagiaan itu seperti kopi. Setiap orang punya racikannya sendiri. Ada yang menikmati kopi hitam dan pahit, ada yang menambahkan gula, dan ada yang menambahkan susu. Tidak ada yang benar dan salah, semua hanya tentang selera, kebiasaan, dan cara menikmatinya. Kebahagiaan bukan terletak pada bagaimana kopi itu disajikan, tetapi bagaimana kita menerima dan mensyukuri setiap tegukan kopi. Ini yang mereka sebut sebagai kebahagiaan. Kebahagiaan versi kopi ternyata berbeda dengan kebahagiaan menurut Injil hari ini.   Yesus sudah dikenal banyak orang. Mereka mengenal Yesus sebagai sosok yang luar biasa, penuh wibawa, pandai mengajar, membuat mukjizat, menyembuhkan orang sakit, dan mengu...