Postingan

(Renungan) Dibabtis untuk Melepaskan

Gambar
Dibaptis untuk Melepaskan (Andy W. Wibowo) “Ketika mereka keluar dari air,  Roh Tuhan tiba-tiba membawa Filipus pergi dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi.  Ia meneruskan perjalanannya dengan sukacita.” (Kis. 8:39) Kalender Liturgi Kamis, 23 April 2026 Bacaan Pertama: Kis. 8:26-40 Mazmur Tanggapan: Mzm. 66:8-9.16-17.20 Bacaan Injil: Yoh. 6:44-51 Dalam perikop sida-sida dari tanah Etiopia, kita menemukan sosok seorang pejabat yang rendah hati dan memiliki iman yang besar. Walaupun dia tahu bahwa tidak ada kemungkinan untuk dia dapat dibaptis (bdk. Ul. 23:1), dia tetap mau menempuh perjalanan ribuan kilometer yang makan waktu berbulan-bulan pulang pergi demi melaksanakan ibadah di Yerusalem.  Allah tidak tinggal diam, melihat hatinya yang selalu terarah kepada-Nya, Ia lalu mengutus Filipus untuk memberikan pengertian kepada orang Etiopia ini tentang nas Yesaya yang sedang dibacanya. Saat itu Filipus juga mewartakan siapa Yesus, lengkap dengan segala ajaran dan kehendak-N...

(Renungan) Roti yang Mengenyangkan Hati

Gambar
Roti yang Mengenyangkan Hati (Rita Clara) “Kata Yesus kepada mereka, “Akulah roti kehidupan. Siapa saja yang datang kepada-Ku, ia tidak akan pernah lapar lagi, dan siapa saja yang percaya kepada-Ku, ia tidak akan pernah haus lagi.”  (Yoh. 6:35) Kalendar Liturgi Rabu, 22 April 2026 Bacaan Pertama: Kis 8:1b-8  Mazmur Tanggapan : Mzm 66:1-3a,4-5,6-7a   Bacaan Injil : Yoh 6:35-40  Dalam Injil hari ini Yesus berkata, “Akulah roti kehidupan. Siapa saja yang datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan siapa saja yang percaya kepada-Ku, ia tidak akan pernah haus lagi” (Yoh. 6:35). Yesus menyingkapkan bahwa manusia memiliki kelaparan terdalam yang tidak dapat dipuaskan oleh keberhasilan, harta, atau pengakuan dunia. Hanya Kristus yang sanggup mengenyangkan hati manusia, sebab Ia memberikan diri-Nya sebagai kehidupan bagi dunia. Pernyataan ini mencapai makna paling nyata dalam Ekaristi, ketika Kristus sungguh hadir sebagai Roti Hidup yang memberi kekuatan, pengharapan...

(Video) Roti yang Mengenyangkan Hati

Gambar
  Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.

(Renungan) Tubuh Yesus Makanan Kita

Gambar
Tubuh Yesus Makanan Kita (Laurentia Linda)      “Akulah roti kehidupan. Siapa saja yang datang kepada-Ku, ia tidak akan pernah lapar lagi, dan siapa saja yang percaya kepada-Ku, ia tidak akan pernah haus lagi.”  (Yoh. 6:35) Kalender Liturgi Selasa, 21 April 2026 Bacaan Pertama: Ki.s 7:51-8:1a Mazmur Tanggapan: Mzm. 31:3c-4.6ab.7b.8a.17.21ab Bacaan Injil: Yoh. 6:30-35 Suatu hari saya pernah lupa makan karena sibuk bekerja. Awalnya saya merasa baik-baik saja. Namun setelah berulang kali terjadi, semakin lama tubuh mulai lemah, pikiran tidak fokus, dan hati pun menjadi mudah gelisah. Saya baru menyadari bahwa makanan bukan sekadar untuk bertahan hidup, tetapi kekuatan untuk menjalani hidup dengan penuh makna. Manusia membutuhkan makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan. Karena itu, kita tidak makan hanya sekali seumur hidup, atau pun, secara terus-menerus makan sepanjang hari. Makanan bukan agar kita 'tidak mati', melainkan agar kita memiliki tenaga untuk bekerja, mel...

(Video) Tubuh Yesus Makanan Kita

Gambar
Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.

(Video) Iman yang Sejati

Gambar
Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.

(Renungan) Iman yang Sejati

Gambar
Iman yang Sejati  (Erick Stefanus Jahja) Jawab Yesus kepada mereka, “Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah.” (Yoh. 6:29) Kalendar Liturgi Senin, 20 April 2026 Bacaan Pertama: Kis. 6:8-15 Mazmur Tanggapan: Mzm. 119:23-30 Bacaan Injil: Yoh. 6:22-29 Peristiwa penggandaan roti menjadi fenomena luar biasa di masa itu, karena banyak orang mencari Yesus setelah mukjizat penggandaan roti. Peristiwa itu bisa diartikan berbeda oleh berbagai individu yang pada akhirnya memiliki perbedaan pemaknaan juga. Dalam peristiwa itu, Yesus menegur mereka yang mencari-Nya bukan karena memahami tanda-tanda yang ada dalam pribadi Yesus sebagai Anak Manusia, melainkan karena tergandanya roti. Memahami Yesus adalah sama dengan memahami Allah bekerja, dalam peristiwa penggadaan roti. Ketika orang banyak bertanya, “Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang dikehendaki Allah?” Jawaban Yesus sangatlah seder...