(Renungan) Doa yang Tulus
Doa yang Tulus (Cicilia Refi) Lagi pula, ketika kamu berdoa, janganlah bertele-tele seperti kebiasaan bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa dengan banyaknya kata-kata, doanya akan dikabulkan. (Mat. 6:7) Kalender Liturgi Selasa, 24 Februari 2026. Hari Biasa Pekan Prapaskah I Bacaan Pertama: Yes. 55:10-11 Mazmur Tanggapan: Mzm. 34:4-5.6-7.16-17.18-19 Bacaan Injil: Mat. 6:7-15 Doa adalah perjumpaan hati antara manusia dan Allah, sebuah dialog sederhana namun mendalam, di mana jiwa berbicara kepada Sang Pencipta. Dalam Injil hari ini, Yesus mengingatkan bahwa doa tidak diukur dari banyaknya kata, melainkan dari ketulusan hati. Allah bukan Pribadi yang perlu diyakinkan dengan pengulangan kata-kata, sebab Ia sudah mengetahui apa yang kita perlukan bahkan sebelum kita memintanya. Yesus kemudian mengajarkan Doa Bapa Kami, sebuah doa yang ringkas namun utuh. Di dalamnya terkandung pujian, kepercayaan, permohonan, dan penyerahan diri. Doa ini mengarahkan hati kita ...