Postingan

(Renungan) Menistakan Bapa? Mana Mungkin?

Gambar
Menistakan Bapa? Mana Mungkin? (Dewi Mulyati S.) Jawab orang-orang Yahudi itu, “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka  kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah  dan karena Engkau, seorang manusia, menjadikan diri-Mu Allah”  (Yoh. 10:33) Kalender Liturgi Jumat, 27 Maret 2026 Hari Biasa Pekan Prapaskah V Bacaan Pertama: Yer. 20: 10-13 Mazmur Tanggapan: Mzm. 18:2-3a.3bc-4.5-6.7 Bacaan Injil: Yoh. 10: 31-42 Mendapat tuduhan menista suatu kepercayaan, pasti membuat hati jengah. Tidak hanya karena konsekuensi hukum, tetapi juga takut akan keterlibatan emosi massa. Yesus dituduh menista Allah. Yesus tahu bahwa tuduhan penistaan ini direkayasa oleh pemuka-pemuka agama Yahudi sebagai legitimasi untuk melenyapkan-Nya. Hati para pemuka agama Yahudi ini panas karena pengikut Yesus semakin banyak. Serangan kepada Yesus dilancarkan pada Hari Raya Penahbisan Bait Allah di Yerusalem. Orang-orang Yahudi sudah menyiapkan batu untuk merajam Yesus, sambil resah men...

(Renungan) Kematian Bukanlah Titik, melainkan Koma bagi Orang Percaya

Gambar
Kematian Bukanlah Titik, melainkan Koma bagi Orang Percaya (Ign. Hardjo Subroto Lilik) “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Siapa saja menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.” (Yoh. 8:51) Kalender Liturgi Kamis, 26 Maret 2026  Hari Biasa Pekan Prapaskah V Bacaan Pertama: Kej. 17:3-9 Mazmur Tanggapan: Mzm. 105:4-5.6-7.8-9 Bacaan injil: Yoh. 8:51-59 Saat itu sebuah stadion besar penuh sesak dengan ribuan orang berteriak menuntut kematian seorang kakek berusia 86 tahun. Orang itu adalah Polikarpus, Uskup Gereja Smirna. Ia dikenal keteguhannya melawan ajaran sesat saat itu. Dia ditangkap, diikat pada tiang dan diancam akan dibakar agar menyangkal imannya. Di hadapannya, gubernur Romawi itu memberikan pilihan terakhir: ”Hujatlah Kristus, maka kamu akan kubebaskan.” Dari tiang pembakaran, dengan wajah tenang, Polikarpus menjawab, “Delapan puluh enam tahun aku telah melayani-Nya dan Ia tidak pernah berbuat salah kepadaku. Bagaimana mungkin aku menghujat Raja...

(Video) Kematian Bukanlah Titik, Melainkan Koma bagi Orang Percaya.

Gambar
Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.

(Video) Kabar Sukacita

Gambar
 Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.

(Renungan) Kabar Sukacita

Gambar
Kabar Sukacita (Alexandra Suliana Nur) Kata malaikat itu kepadanya, "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh anugerah di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan engkau harus menamai Dia Yesus.”  (Luk. 1:30-31) Kalender Liturgi Rabu, 25 Maret 2026 Hari Raya Kabar Sukacita Bacaan Pertama: Yes. 7:10-14;8:10 Mazmur Tanggapan: Mzm. 40:7-8a.8b.9.10.11 Bacaan Injil: Luk. 1:26-38 Saat malaikat mengunjungi Maria, malaikat berkata kepada Maria untuk tidak takut, karena ia beroleh anugerah dari Allah (dalam doa Salam Maria kita menyebutnya ‘penuh rahmat’). Maria akan mengandung dan melahirkan anak laki-laki yang akan diberi nama Yesus. Maria bertanya, bagaimana mungkin hal itu terjadi karena ia belum bersuami. Malaikat menjawab, Roh Kudus akan turun atas dirinya dan kuasa Allah akan menaunginya. Daya cipta Roh Allah hadir dalam penciptaan Anak itu dalam rahim Maria.  Maria menanggapi berita malaikat dengan iman. Ia percaya apa ya...

(Video) Pengharapan untuk Hidup Kekal

Gambar
 Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.