Postingan

(Renungan) Siapakah Kita di Hadapan Tuhan?

Gambar
Siapakah Kita di Hadapan Tuhan? (Ignasius Hardjo S.L.) “Mungkinkah kapak memegahkan diri terhadap penebang atau gergaji membesarkan diri terhadap penggergaji? Seolah-olah gada menggerakkan penggada, dan seolah-olah tongkat mengangkat pembawanya yang bukan kayu!” (Yes.10:15) Kalender Liturgi Rabu, 15 Juli 2025 Bacaan Pertama: Yes.10: 5-7.13-16 Mamur Tanggapan: Mzm. 94:5-6.7-8.9-10.14-15 Bacaan Injil: Mat. 11:25-27 Ayat ini merupakan perumpamaan yang digunakan Nabi Yesaya untuk menegur bangsa Asyur. Pada masa itu Asyur dipakai Allah sebagai cambuk untuk mendisiplinkan bangsa Israel yang tegar tengkuk. Namun, bukannya sadar bahwa mereka hanyalah alat di tangan Tuhan, Raja Asyur malah menjadi sombong. Mereka merasa hebat, kuat dan mampu menaklukkan bangsa-bangsa karena kehebatan militer mereka. Dengan perumpamaan ini, Tuhan mau mengingatkan hakikat diri Asyur sebenarnya hanyalah alat, bukan pencipta. Ayat ini menjadi cermin bagi saya dalam kehidupan sehari-hari agar tidak berlaku seperti p...

(Renungan) Kehendak Yesus

Gambar
Kehendak Yesus (Alexandra Suliana Nur) Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mukjizat-mukjizat-Nya. (Mat. 11:20) Kalender Liturgi Selasa, 14 Juli  2026 Bacaan Pertama: Yes. 7:1 - 9 Mazmur Tanggapan: Mzm. 48: 2-3a.3b-4.5-6.7-8 Bacaan Injil: Mat. 11:20-24 Yesus  datang ke dunia untuk menebus dosa manusia, sehingga Ia selalu menyerukan pertobatan. Tanpa menyadari bahwa dirinya berdosa, manusia tidak mungkin merasa perlu bertobat. Untuk itu, Yesus menghadirkan Kerajaan Allah/surga dengan mukjizat-mukjizat-Nya; menyembuhkan  orang yang sudah lama sakit, membangkitkan orang mati, mengusir setan dan lainnya. “Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!” (Mat. 4:17). Hanya Dia yang kudus yang turun dari surga yang dapat melakukan hal itu, manusia berdosa tidak mampu. Harapan-Nya manusia mau bertobat, tetapi ternyata banyak kota yang tidak mengindahkan seruan-Nya. Yesus pun mengecam kota-kota yang tidak bertobat it...

(Video) Kehendak Yesus

Gambar
Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.  

(Renungan) Hukum Kasih Menggenapi Hukum Taurat

Hukum Kasih Menggenapi Hukum Taurat  (C. Hudianto)  “Jangan kamu menyangka bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi. Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.” (Mat. 10:34)  Kalender Liturgi Senin, 13 Juli 2026 Bacaan Pertama: Yes. 1:11-17 Mazmur Tanggapan: 50:9.16bc-17.21.23 Bacaan Injil: Mat.10:34 - 11:1 Ayat di atas terkesan sabda yang 'kontrovesial', mengingat selama ini Yesus sebagai pembawa damai. Yesus bergelar Raja Damai (Yes. 9:5), untuk mendamaikan manusia dengan Allah. Juga untuk membawa damai kepada sesama (Mat. 5:9). Kalimat 'membawa pedang' pada ayat di atas berkesan kejam. Pedang adalah simbol pemisahan jika kita menghidupi nilai- nilai Kerajaan Allah. 'Pedang' itu akan bekerja, ketika nilai-nilai Kerajaan Allah yang kita hidupi bertabrakan dengan nilai-nilai dunia. Konflik bisa terjadi dengan orang-orang terdekat-keluarga, teman, atau rekan kerja yang belum bisa menerima perubahan hidup kita.   Yesus tidak bermaksud merusak...

(Video) Pengharapan di Tengah Pergumulan

Gambar
 Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.

(Renungan) Pengharapan di Tengah Pergumulan

Gambar
Pengharapan di Tengah Pergumulan (July Tikilie) Sebab, aku yakin bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita. (Rm. 8:18) Kalender Liturgi Minggu, 12 Juli 2026 Bacaan Pertama: Yes. 55:10-11 Bacaan Kedua: Rm. 8:18-23 Mazmur Tanggapan: Mzm. 65:10abcd.10e-11.12-13.14 Bacaan Injil: Mat.13:1-23  Dalam perjalanan hidup, setiap orang pasti pernah mengalami pergumulan. Ada yang bergumul dengan masalah keluarga, kesehatan, pekerjaan, pendidikan, atau pergumulan batin yang tidak diketahui orang lain. Pada saat-saat seperti itu, sebagian mungkin bertanya kepada Tuhan, “Mengapa ini harus terjadi?” Tidak jarang manusia merasa bingung, takut, dan kehilangan arah karena beban yang harus ditanggung terasa begitu berat. Pengalaman seperti itu pernah saya alami menjelang Paskah pada April lalu. Anak saya yang kuliah di Semarang mengalami musibah: lututnya bergeser dan harus menjalani operasi. Sebagai orang tua, hati saya sangat sedih...