(Renungan) ORA et LABORA
ORA et LABORA
(Fidensius Gunawan)
(Fidensius Gunawan)
Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.
(Luk. 18 : 1)
Kalender Liturgi Sabtu, 12 November 2022
PW S. Yosafat, Uskup dan Martir
Bacaan Pertama : 3 Yoh. 1 : 5-8
Mazmur Tanggapan : Mzm. 112 : 1-2, 3-4, 5-6
Bacaan Injil : Luk. 18 : 1-8
Seorang teman berkisah bahwa ia nyaris kehilangan seluruh tabungan yang disiapkan untuk pendidikan tinggi anaknya dan masa tuanya. Kisah berawal dari bujukan untuk investasi, karena yang mengajak adalah teman SMAnya, maka ia percaya. Namun berjalan beberapa bulan, pembayaran bunga macet, bahkan dana tidak bisa ditarik. Teman ini stress berat, namun tak putus asa. Ia terus berdoa sambil berjuang menuntut pengembalian dana. Ketika tidak berhasil, ia lapor ke polisi. Bahkan sampai ke Mabes Polri dan ia bersyukur sekali ternyata waktu itu Kapolri bersedia bertemu dengannya dan mendengarkan laporannya. Setelah berdoa dan berjuang selama hampir dua tahun, akhirnya perusahaan investasi bodong mengembalikan dananya. Utuh. Ia sangat mengimani bahwa semua ini adalah karya belas kasih Tuhan.
Hari ini Yesus mengingatkan kita untuk tak jemu-jemu berdoa. Yesus menceritakan sebuah perumpamaan, di mana seorang janda yang posisinya lemah karena tak lagi ada sosok lelaki dalam keluarganya, tak kunjung lelah berseru mohon keadilan kepada seorang hakim lalim. Karena jengkel, hakim ini memutuskan membela janda tersebut.
Yesus mengingatkan kita, bahwa seorang hakim lalim saja terpaksa luluh karena semangat tak jemu seorang janda yang terus memohon. Allah Bapa yang Mahakasih adalah antitesis dari hakim lalim. Dia pasti akan mendengar setiap doa kita dan akan memenuhi permohonan doa tanpa menunda-nunda, sejauh memang baik untuk kita. Jadi Yesus minta kita meneladani sikap dan kegigihan janda ini. Seperti janda yang tak berdaya, kita perlu merendahkan diri di hadapan Allah. Seperti janda yang gigih mendatangi rumah sang hakim untuk memohon bantuan, kita pun diminta tak jemu-jemu berdoa, serta gigih berjuang. Allah pasti mendengar doa kita.
Ada sebuah ungkapan dalam Bahasa Latin, Ora et Labora. Ungkapan ini mengingatkan dan mengajak kita untuk selalu berdoa dalam setiap langkah hidup kita juga giat bekerja atau gigih berjuang demi terwujudnya harapan yang kita doakan.
Sudahkah kita menerapkan ORA et LABORA?
Doa :
Tuhan Yesus, Engkau tahu Allah Bapa penuh kasih. Tanpa diminta, Allah pasti akan membela kami dan memenuhi kebutuhan kami. Namun Engkau mengajak kami untuk tak ragu dan tak jemu datang kepada Allah Bapa. Engkau ingin kami selalu berada dalam pelukan kasih-Mu. Terima kasih Yesusku. Amin.
Komentar
Posting Komentar