Postingan

(Renungan) Iman yang Menyembuhkan

Gambar
Iman yang Menyembuhkan (Celestinus Hudianto) Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: “Maukah engkau sembuh?” Jawab orang sakit itu kepada-Nya: “Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku kedalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku.”  (Yoh. 5 : 6-7) Kalender Liturgi, Selasa 21 Maret 2023 Bacaan Pertama : Yeh. 47 : 1-9.20 Mazmur Tanggapan : Mzm. 46 : 2-3, 5-6, 8-9 Bacaan Injil : Yoh. 5 : 1-3a, 5-16 Bacaan Injil di atas ada dalam konteks wejangan Yesus dengan tema: hidup dengan motif penggenapan diri-Nya di dalam salah satu perayaan orang Yahudi yaitu Sabat. Pada hari Sabat, Yesus melalui tindakan dan perkataan menyembuhkan seorang yang lumpuh di kolam Betesda. Hal ini dilakukan Yesus untuk mengingatkan orang Yahudi bahwa hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat. Penyembu...

(Video) Iman yang Menyembuhkan

Gambar
Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini

(Renungan) Ketulusan Hati

Gambar
Ketulusan Hati (July Tikilie)   “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai istrimu,  sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.” (Mat. 1 : 20)   Kalender Liturgi Senin, 20 Maret 2023 Hari Raya St Yusuf, suami Maria Bacaan Pertama : 2 Sam. 7 : 4-5a, 12-14a, 16 Mazmur Tanggapan : Mzm. 89 : 2-3, 4-5, 27, 29 Bacaan Kedua : Rom. 4 : 13, 16-18, 22 Bacaan Injil : Mat. 1 : 16, 18-21, 24a   Hari ini Gereja merayakan Hari Raya Santo Yusuf, suami Maria dan sekaligus sebagai bapa Yesus. Yusuf adalah pribadi yang tulus hatinya. Ketulusan hati Yusuf membuat dia mampu mendengarkan Sabda Tuhan dengan mengambil Maria sebagai isterinya. Berawal dari rasa takut dan bimbang, Yusuf menjadi tegar dan berani memutuskan, berkat keterbukaan hatinya kepada malaikat Tuhan. Yusuf berani mengambil risiko dengan menjadi suami Maria yang mengandung anak yang bukan anak biologisnya. Sikap Yusuf yang hanya bermodalkan  ketulusan menjadikan ia bapa d...

(Video) Ketulusan Hati

Gambar
Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini  

(Renungan) Gelap vs Terang

Gambar
Gelap vs Terang  (FX. Didiwiria Salim) Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang   (Ef. 5:13) Kalender Liturgi, Minggu 19 Maret 2023 Bacaan Pertama: 1 Sam. 16 : 1b, 6-7, 10-13a Mazmur Tanggapan : Mzm. 23 : 1-3a, 3b-4, 5-6 Bacaan Kedua : Ef. 6 : 8-14 Bacaan Injil: Yoh. 9 : 1-41 Suatu pagi saya membaca WA dari sopir  bahwa dia tidak bisa masuk karena sakit. Pikiran liar yang muncul menduga ini “akal-akalan saja”. Sudah menjadi kebiasaan buruk berulang tiap bulan untuk absen karena alasan sakit. Rasanya mau marah karena hari ini banyak agenda meeting, terpikir betapa repotnya dengan kemacetan jalan dan sulitnya mencari parkir.  Namun pagi ini saya berusaha untuk tenang dan tidak mau masuk dalam pikiran yang membuat saya berdosa. Saya mau masuk dalam suasana doa pagi dengan berusaha mencari makna dari setiap peristiwa kehidupan hari ini. Saya tidak mau kejadian seperti sebelumnya ketika sopir ...

(Renungan) Kerendahan Hati Sumber Syukur dan Pengampunan

Gambar
Kerendahan Hati Sumber Syukur dan Pengampunan (Hendri Candra) Aku berkata kepadamu:  “Orang ini pulang ke rumahnya  sebagai orang yang dibenarkan Allah,  sedang orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan, dan barangsiapa merendahkan diri akan ditinggikan."  (Luk. 18:14) Kalender Liturgi Sabtu 18 Maret 2023 Bacaan Pertama : Hos. 6 : 1-6 Mazmur Tanggapan : Mzm. 51 : 3-4, 18-19, 20-21ab Bacaan Injil : Luk. 18 : 9-14 Orang Farisi begitu luar biasa memandang dan meninggikan dirinya, menganggap dirinya orang paling bernilai di hadapan Tuhan dan menilai orang lain lebih rendah dari mereka.  Sangat kontras dengan pemungut cukai, sosok yang kala itu dalam masyarakat dipandang berperilaku buruk dan jahat.  Si pemungut cukai justru memiliki kerendahan hati dan takut akan Tuhan.  Bahkan ia tidak berani memandang Tuhan karena menyadari betapa dirinya tidak layak di hadapan Tuhan. Dari kebiasaan dua tokoh ini, Yesus mengajarkan bahwa o...

(Renungan) Mengasihi Allah dan Sesama

Gambar
Mengasihi Allah dan Sesama (Eviantine Evi Susanto) Yesus melihat betapa bijaksana jawaban orang itu. Maka Ia berkata kepadanya, “Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!” Dan tak seorang pun berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus. (Mrk. 12 : 34) Kalender Liturgi Jumat, 17 Maret 2023 Bacaan Pertama : Hos. 14 : 2-10 Mazmur Tanggapan : Mzm. 81 : 6c-8a, 8bc-9, 10-11ab, 14, 17 Bacaan Injil : Mrk. 12 : 28b-34 Beberapa tahun lalu, saya diberi kesempatan untuk menjadi koordinator pengajaran agama Katolik bagi anak-anak Katolik yang bersekolah di sekolah non-Katolik. Dimulai dari keinginan untuk membantu anak-anak remaja ini belajar mengenai ajaran Tuhan dalam Kitab Suci dan mempersiapkan nilai bagi raport mereka. Kecintaan kepada anak-anak ini membuat saya berusaha selalu menyediakan waktu, memutar otak ini untuk memikirkan, mengatur dan memberikan pengajaran agama Katolik sebaik mungkin. Semua pengajaran ini berjalan dengan baik dan lancar tentunya juga karena saya dibantu oleh guru dan re...