Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2026

(Video) Harga Sebuah Kebenaran

Gambar
 Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.

(Renungan) Harga Sebuah Kebenaran

Gambar
Harga Sebuah Kebenaran (Nina Agustina)   "Berikanlah aku di sini kepala Yohanes Pembaptis di atas sebuah pinggan." (Mat. 14:8b) Kalender Liturgi Sabtu, 1 Agustus 2026 Bacaan Pertama: Yer. 26:11-16.24 Mzm Tanggapan: Mzm. 69:15-16.30-31.33-34 Bacaan Injil: Mat. 14:1-12 Benarkah saat ini kebenaran sudah langka? Untuk menyatakan kebenaran, orang harus membayar harga, bahkan membayar dengan nyawanya sendiri. Sudah menjadi rahasia umum, banyak orang yang hidupnya berakhir tragis saat mencoba mengungkapkan kebenaran atas kebobrokan para penguasa. Tidak heran orang lebih memilih diam daripada nyawa terancam.  Berbeda dengan Yohanes Pembaptis. Sebagai utusan Allah, ia berani menyuarakan kebenaran meski harus berhadapan dengan penguasa. Ia berani menegur Herodes yang memperistri Herodias, istri saudaranya sendiri. Bagi Yohanes, kebenaran harus ditegakkan, dan dosa tidak boleh dibiarkan hanya karena pelakunya adalah seorang raja. Teguran ini menyulut dendam Herodias, yang akhirnya beruj...

(Renungan) Jangan Melihat Status, Lihat Hatinya

Gambar
Jangan Melihat Status, Lihat Hatinya (Klara Yanti Suryat) Mereka pun kecewa dan menolak Dia. (Mat. 13:57a) Kalender Liturgi Jumat, 31 Juli 2026 Bacaan Pertama: Yer. 26:1-9. Mazmur Tanggapan: Mzm. 69:5.8-10.14 Bacaan Injil: Mat. 13:54-58 Dalam Injil hari ini (Mat. 13:54-58), Yesus kembali ke Nazaret, kampung halaman-Nya. Orang-orang takjub mendengar pengajaran-Nya. Mereka heran dari mana Yesus memperoleh hikmat dan kuasa untuk melakukan mukjizat. Namun kekaguman itu berubah menjadi keraguan. Mereka berkata, “Bukankah Ia ini anak tukang kayu?” Karena hanya melihat latar belakang dan keluarga-Nya, mereka gagal mengenali bahwa Allah sedang berkarya melalui Yesus. Akibatnya, mereka kehilangan kesempatan mengalami karya Tuhan yang lebih besar.  Injil hari ini mengingatkan kita bahwa prasangka sering kali menutup mata hati sehingga kita lebih sibuk menilai siapa orangnya daripada mendengarkan pesan dan melihat kebaikannya. Saya teringat almarhum nenek. Beliau tidak bisa membaca dan menuli...

(Video) Jangan Melihat Status, Lihat Hatinya

Gambar
  Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.

(Video) Tuhan Melihat Hati

Gambar
 Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.

(Renungan) Tuhan Melihat Hati

Gambar
Tuhan Melihat Hati (Fenny Lim)  Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat malaikat datang memisahkan orang jahat dari orang benar (Mat. 13:49) Kalender Liturgi Kamis, 30 Juli 2026 Bacaan Pertama: Yer 18:1-6 Mazmur Tanggapan: Mzm. 146:2abc.2d-4.5-6 Bacaan Injil: Mat. 13:47-53 Saat bekerja di perusahaan, saya mempunyai teman yang memiliki karier yang sangat baik. Namun, di balik semua itu ia sering memalsukan laporan keuangan perusahaan. Sampai suatu hari perusahaan mengadakan audit, semua kebohongan yang telah dia lakukan akhirnya terungkap. Dia harus kehilangan pekerjaan dan juga kepercayaan dari semua teman-teman dan bahkan keluarganya, semua orang mencibir. Kisah ini mengingatkan saya pada Injil Mat. 13:47-53. Yesus memberikan perumpamaan Kerajaan Allah seperti pukat yang menangkap semua jenis ikan dan pada akhirnya, ikan yang baik dipisahkan dari ikan yang tidak baik. Demikian juga pada akhirnya Tuhan akan menghakimi setiap manusia.  Mungkin manusia bisa menyembunyik...

(Video) Iman yang Simpel tetapi Kokoh

Gambar
Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.  

(Renungan) Iman yang Simpel tetapi Kokoh

Gambar
Iman yang Simpel tetapi Kokoh (Dewi Mulyati S.) “... Percayakah engkau akan hal ini?” Jawab Marta, “Ya Tuhan, aku percaya bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, yang datang ke dalam dunia.”  (Yoh. 11:26-27) Kalender Liturgi Rabu, 29 Juli 2026 Bacaan Pertama: 1Yoh. 4: 7-16 Mazmur Tanggapan: Mzm. 34:2-3.4-5.6-7.8-9.10-11 Bacaan Injil: Yoh. 11:19-27 Marta berkepribadian terbuka dan apa adanya. Ketika Yesus datang melayat, Lazarus saudaranya sudah meninggal selama empat hari. Marta tidak menyembunyikan kepedihannya dan sedikit kecewa; karena seandainya Yesus datang lebih awal, saudaranya pasti tidak mati. Dengan berani Marta bahkan menyatakan harapannya akan mukjizat kepada Yesus dengan dalih Allah pasti memberikan apa pun yang diminta Yesus. Marta berani melempar harapan seabsurd itu karena percaya kepada Yesus. Situasi Marta mengingatkan kita bahwa Yesus adalah sahabat yang bisa menerima kejujuran, biarpun diungkapkan dengan emosional. Kita belajar untuk tidak menyembunyikan kesedihan, ...

(Video) Gulma dalam Kehidupan

Gambar
Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.

(Renungan) Gulma dalam Kehidupan

Gambar
Gulma dalam Kehidupan (Hiyanto Mulia) "Benih yang baik itu anak-anak Kerajaan sedangkan lalang anak-anak si jahat." (Mat.13:38 ) Kalender Liturgi Kamis, 28 Juli 2026 Bacaan Pertama: Yer.14:17-22 Mazmur Tanggapan: Mzm.79: 8.9.11.13 Bacaan Injil: Mat.13:36-43 'Gulma' dalam dunia pertanian didefinisikan sebagai tanaman pengganggu. Tanaman yang tidak dikehendaki tumbuh dalam lahan budi daya. Zaman Yesus, belum ada teknologi yang baik. Tanaman dan/atau benih tidak ditanam dengan jarak tanam tertentu. Benih hanya ditaburkan.  Akibatnya, gulma tidak dapat dikendalikan karena bercampur dengan tanaman pokok. Hari ini dijabarkan, Yesus menggunakan perumpamaan penabur yang menabur benih gandum yang baik di ladang. Namun, kemudian datanglah musuhnya yang menabur benih lalang di tempat yang sama. Keduanya sama-sama tumbuh di ladang itu. Namun, sang penabur melarang para hambanya untuk mencabuti lalang itu. Lalang itu dibiarkan tumbuh bersama dengan gandum. Saat menuai tiba, keduan...

(Video) Benih

Gambar
  Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.

(Renungan) Benih

Gambar
Benih (Ari Susanto) “Kerajaan Surga itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya. (Mat. 13:31) Kalender Liturgi Senin, 27 Juli 2026 Bacaan Pertama: Yer.13:1-11 Mazmur Tanggapan: Ul. 32:18-19.20.21 Bacaan Injil: Mat.13:31-35 Benih adalah biji yang dipersiapkan oleh seorang petani untuk ditanam kembali, dengan harapan dapat tumbuh dan berbuah berlimpah. Dalam perumpamaan hari ini, Yesus tidak sedang mengajar bercocok tanam di tengah masyarakat Yahudi yang bersifat agraris. Namun, untuk mempermudah para pendengar memahami Kerajaan Surga, Yesus menggambarkan dengan apa yang biasa mereka temui dalam kehidupan sehari-hari. Benih yang pada awalnya sesuatu yang kecil ketika ditanam, dengan berjalannya waktu akan tumbuh dan berkembang menjadi besar dan berlipat ganda sewaktu dipanen. Pertumbuhan benih tidak bisa dikontrol sepenuhnya oleh petani. Benih mempunyai daya dalam dirinya untuk bertumbuh, sampai saat panen tiba. Demikian juga dengan Kerajaan Surga yang berawa...

(Video) Permintaan yang Berkenan pada Allah

Gambar
Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini    

(Renungan) Permintaan yang Berkenan pada Allah

Gambar
Permintaan yang Berkenan pada Allah  (A.M. Regina T.) Berfirmanlah Allah, “ Mintalah apa yang perlu Kuberikan kepadamu.”  (1Raj. 3:5b) Kalender Liturgi Minggu, 26 Juli 2026 Bacaan Pertama: 1Raj. 3:5.7-12 Mazmur Tanggapan: Mzm.119:57.72.76-77.1 27-128.129-130 Bacaan Kedua: Rm. 8:28-30 Bacaan Injil: Mat. 13:44-52 Suatu hari, sebuah keluarga kedatangan tiga orang asing di depan rumah mereka. Mereka mengaku bernama Kekayaan, Kesuksesan dan Cinta. Ketika ketiganya diundang masuk, mereka menolak dan berkata bahwa hanya satu dari mereka yang boleh masuk. Anggota keluarga pun diminta berdiskusi untuk menentukan pilihan. Sang suami ingin mengundang Kekayaan, sedangkan sang istri memilih Kesuksesan. Namun, akhirnya mereka mengikuti keinginan anak untuk memilih Cinta. Saat itu terjadi keajaiban: ketika Cinta melangkah masuk, Kesuksesan dan Kekayaan ikut masuk ke rumah. Tuan rumah kemudian bertanya mengapa mereka ikut masuk padahal hanya Cinta yang diundang. Kekayaan dan Kesuksesan menjaw...

(Renungan) Hidup itu Tujuannya Melayani, bukan Dilayani

Gambar
Hidup itu Tujuannya Melayani, bukan Dilayani (Sylvia Maria Djatisutikno) “Tidaklah demikian di antara kamu. Siapa saja ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.” (Mat. 20:26) Kalender Liturgi Sabtu, 25 Juli 2026 Pesta S. Yakobus Bacaan Pertama: 2Kor. 4:7-15 Mazmur Tanggapan: Mzm. 126:1-2ab.2cd-3.4-5.6 Bacaan Injil: Mat. 20:20-28 Suatu hari ibu dari Yakobus dan Yohanes datang kepada Yesus. Ia meminta agar kedua anaknya kelak mendapat tempat istimewa dalam Kerajaan Allah, yaitu duduk dekat Yesus. Mendengar hal itu, murid-murid menjadi marah, karena mereka pun ingin menjadi yang terbesar. Yesus mengetahui isi hati mereka. Karena itu, Yesus mengajarkan mereka bahwa menjadi terbesar bukan dari kacamata dunia. Di dunia, orang yang dianggap besar yaitu mereka yang memiliki jabatan tinggi, kekuasaan, dan kekayaan. Semakin tinggi jabatan dan kedudukannya, semakin dihormati. Namun, Yesus berkata, "Tidaklah demikian di antara kamu." Pengikut Kristus tidak memak...

(Video) Hidup itu Tujuannya Melayani, bukan Dilayani

Gambar
  Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.

(Video) Seorang Diamond yang Suci

Gambar
  Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.

(Renungan) Seorang Diamond yang Suci

Gambar
Seorang Diamond yang Suci     (Wily Wibianto) Namun, ia tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itu pun segera murtad. (Mat. 13:21) Kalender Liturgi Jumat, 24 Juli 2026 Bacaan Pertama: Yer. 3:14-17 Mazmur Tanggapan: Yer. 31:10.11-12ab.13 Bacaan Injil: Mat. 13:18-23 Dalam Injil Mat.13:18-23, Yesus menjelaskan bahwa ada orang yang 'mendengar' firman Tuhan dengan gembira, tetapi tidak memiliki akar yang kuat. Ketika datang tekanan, penderitaan, atau penganiayaan; orang itu menjadi lemah dan akhirnya meninggalkan imannya. Dalam kehidupan sehari-hari, kita pun mengalami hal yang sama. Ada saatnya kita semangat mengikuti Tuhan, rajin berdoa, dan melayani. Namun, ketika usaha mengalami kegagalan, doa terasa tidak dijawab, atau hidup terasa berat, hati kita mulai goyah. Kita menjadi kecewa, takut, bahkan perlahan menjauh dari Tuhan. Padahal, inilah proses yang penting untuk dapat 'mengerti' firman-Nya dan teta...

(Video) Sumber Air Hidup

Gambar
Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.  

(Renungan) Sumber Air Hidup

Gambar
Sumber Air Hidup (Fellicia Fenny) “Sebab, umat-Ku melakukan kejahatan ganda: mereka meninggalkan Aku, sumber air hidup, dan menggali tempat penampung air bagi mereka sendiri, penampung yang bocor, yang tidak dapat menahan air.” (Yer. 2:13) Kalender Liturgi Kamis, 23 Juli 2026 Bacaan Pertama: Yer. 2:1-3.7-8.12-13 Mazmur Tanggapan: Mzm. 36: 6-7ab.8-9.10-11 Bacaan Injil: Mat. 13:10-17 Tuhan tampaknya sudah gerah dengan kelakuan penduduk Yerusalem, dan mengutus Nabi Yeremia untuk menyampaikan 'kegundahan' hati-Nya. Dalam kekecewaan-Nya, Tuhan mengenangkan kisah cinta awal di masa muda, antara Diri-Nya dengan sang pengantin (bangsa Israel), relasi dalam kekudusan, kesetiaan, dan perlindungan penuh.  Kemudian Tuhan mencatat dua kejahatan penduduk Yerusalem yang disebut murtad dan menjadi kekejian; yaitu meninggalkan Tuhan, Sang Sumber Air Hidup, serta menggali kolam yang bocor bagi mereka sendiri. Dalam Yer. 2:8 dikatakan, ”Para imam tidak lagi bertanya, di manakah TUHAN? Orang-orang...

(Video) Mencari dalam Kegelapan, Menemukan dalam Kerinduan

Gambar
Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.    

(Renungan) Mencari dalam Kegelapan, Menemukan dalam Kerinduan

Gambar
Mencari dalam Kegelapan, Menemukan dalam Kerinduan (Isye Iriani) Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena  ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur. (Yoh. 20:1) Kalender Liturgi Rabu, 22 Juli 2026 Pesta S. Maria Magdalena Bacaan Pertama: Kid. 3:1-4a atau 2Kor. 5:14-17 Mazmur Tanggapan: Mzm. 63: 2.3-4.5-6.8-9 Bacaan Injil: Yoh. 20:1.11-18 Baik mempelai dalam Kidung Agung 3:1, maupun Maria Magdalena dalam Injil Yoh. 20:1, sama-sama memulai pencarian mereka dalam kondisi 'malam' atau 'hari masih gelap'. Kegelapan melambangkan kesulitan, kedukaan, saat Tuhan terasa jauh.  Namun, Maria tidak berdiam diri, cinta mendorongnya tetap mencari Yesus bahkan di tempat yang paling gelap dan tidak meyakinkan-kubur. Kedukaan membutakan mata Maria Magdalena, membuat dia tidak mengenali Yesus. Sampai saat Yesus memanggil namanya, "Maria!" Seketika matanya terbuka. Dalam kehidupan sehari-hari, pengalam...

(Renungan) Tidak Sedarah, tapi Searah

Gambar
Tidak Sedarah, tapi Searah (Maria Theresia Widyastuti) “Sebab siapa saja yang melakukan kehendak Bapa-Ku di surga, dialah saudara-Ku laki-laki, saudara-Ku pere mpuan, dan ibu-Ku.” (Mat. 12:50) Kalender Liturgi Selasa, 21 Juli 2026 Bacaan Pertama: Mi. 7:14-15.18-20 Mazmur Tanggapan: Mzm. 85:2-4.5-6.7-8 Bacaan Injil: Mat. 12:46-50 Memahami apa yang dikehendaki Yesus dalam Matius 12:50 tidaklah mudah. Dalam peristiwa itu, seakan Yesus sedang menjauh dari keluarga-Nya. Padahal yang dilakukan Yesus bukanlah mempersempit arti keluarga, melainkan memperluasnya. Yesus mengajak kita melihat bahwa Kerajaan Allah melahirkan keluarga yang lebih besar daripada sekadar hubungan biologis. Saya tidak mengenal Audrey sebelumnya. Masih teringat perjumpaan pertama kami di sebuah biara di Roma. Saat itu kami hanyalah dua orang asing yang kebetulan berada di tempat yang sama. Tidak pernah membayangkan bahwa perjumpaan singkat tersebut akan menjadi awal  sebuah perjalanan panjang. Perjalanan yang kemudi...

(Video) Tidak Sedarah, tapi Searah

Gambar
Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini .  

(Renungan) Minta Tanda

Gambar
Minta Tanda (Ari Susanto) Pada waktu itu berkatalah beberapa ahli Taurat dan orang Farisi kepada Yesus, "Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari Engkau." (Mat. 12:38) Kalender Liturgi Senin, 20 Juli 2026 Bacaan Pertama: Mi 6:1-4,6-8 Mazmur Tanggapan: Mzm 50: 5-6.8-9.16bc-17.21.23 Bacaan Injil: Mat. 12: 38-42 Orang Farisi dan beberapa ahli Taurat meminta tanda dari Yesus. Padahal sebelumnya Yesus telah melakukan banyak mukjizat: menyembuhkan orang kerasukan setan yang buta dan bisu, memulihkan tangan yang mati sebelah, serta berbagai perbuatan ajaib lainnya. Namun mereka tetap belum percaya dan masih menuntut tanda. Permintaan ini tentu menyakitkan hati Yesus, sebab menunjukkan keraguan dan penolakan terhadap karya Allah yang nyata di tengah mereka. Yesus tidak serta merta menolak permintaan itu. Ia menunjuk pada 'tanda nabi Yunus'. Penduduk Niniwe, yang bukan bagian dari umat pilihan, justru percaya ketika mendengar seruan Yunus dan mereka bertobat. Demikian pula ra...

(Video) Minta Tanda

Gambar
  Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.

(Video) Kesabaran Allah

Gambar
Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini .  

(Renungan) Kesabaran Allah

Gambar
Kesabaran Allah (Ari Susanto) “Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku." (Mat. 13:30) Kalender Liturgi Minggu, 19 Juli 2026 Bacaan Pertama: Keb. 12:13.16-19 Mazmur Tanggapan: Mzm. 86:5-6.9-10.15-16a Bacaan Kedua: Rm. 8:26 - 27 Bacaan Injil: Mat. 13: 24 - 43 Dalam bacaan Minggu ini Yesus mengajar tentang Kerajaan Surga dengan perumpamaan, yakni lalang dan gandum, biji sesawi dan ragi supaya mudah dimengerti oleh para murid. Dalam perumpamaan lalang dan gandum, Allah menciptakan segala sesuatu di dunia ini baik adanya, namun sebaliknya iblis memberikan hal yang jahat. Namun Allah membiarkannya tumbuh bersama, menunggu sampai akhir zaman. Demikian juga dengan perumpamaan biji sesawi dan ragi, Allah setia menunggu hingga keduanya bermakna bagi yang lain.  Pengajaran Yesus dengan perumpamaan ke...

(Renungan) Berjuanglah Terus dalam Kebenaran

Gambar
Berjuanglah Terus dalam Kebenaran (Gregorius Suyanto Utomo) Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan itu menang.  (Mat. 12:20) Kalender Liturgi Sabtu, 18 Juli 2026 Bacaan Pertama: Mi. 2:1-5 Mazmur Tanggapan: Mzm. 10: 1-2.3-4.7-8.14 Bacaan Injil: Mat. 12:14-21 Berbuat kebaikan dan kebenaran tidak selalu mendapat penghargaan. Bisa terjadi perbuatan yang kita lakukan menyebabkan ada pihak yang merasa dirugikan. Mereka bisa saja berusaha menghentikan usaha kita tersebut, atau bahkan berusaha membinasakan kita. Hal ini seperti yang dilakukan orang-orang Farisi yang  kerap berselisih paham dengan Tuhan Yesus. Mereka tidak lagi peduli dengan kebenaran dan belas kasih, Mereka pun membuat rencana membunuh Tuhan Yesus setelah menyembuhkan orang pada hari Sabat.  Pak Yanto, baru bergabung sebagai manajer operasi di sebuah perusahaan. Ia melihat di dalam perusahaan tersebut ada korupsi....

(Video) Berjuanglah Terus dalam Kebenaran

Gambar
Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.

(Video) Berbelas Kasih dan Tetap Taat

Gambar
Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini .  

(Renungan) Berbelas Kasih dan Tetap Taat

Gambar
Berbelas Kasih dan Tetap Taat (Fidensius Gunawan) Sekiranya kamu mengerti maksud firman ini:  Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan,  tentu kamu tidak menghukum orang tidak bersalah. (Mat. 12:7) Kalender Liturgi Jumat, 17 Juli 2026 Bacaan Pertama: Yes. 38:1-6.21-22.7-8 Mazmur Tanggapan: Yes. 38:10.11.12abc.16 Bacaan Injil: Mat. 12:1-8 Yesus dan para murid berulang kali dinilai melanggar aturan hari Sabat. Seperti bacaan Injil hari ini, Yesus dan para murid sedang melintas ladang gandum. Karena lapar, mereka memetik bulir gandum dan memakannya. Tindakan ini terkesan salah, karena memetik dan memakan bulir gandum tanpa izin. Ternyata hal ini tidak melanggar hukum. Jadi boleh memetik, asal langsung dimakan. Akan tetapi, tindakan ini di mata beberapa orang Farisi yang mengikuti rombongan Yesus tetap salah, karena hari itu adalah hari Sabat. Memang ada tertulis secara rinci, apa saja yang tidak boleh dilakukan pada hari Sabat, termasuk memetik bulir gandum. Nam...

(Video) Beban Ringan bagi Bumi

Gambar
  Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.

(Renungan) Beban Ringan bagi Bumi

Gambar
Beban Ringan bagi Bumi (Yoseph Deddy Kurniawan) "Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah dari-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat kelegaan. Sebab, kuk yang Kupasang itu menyenangkan dan beban-Ku pun ringan." (Mat. 11:29-30) Kalender Liturgi Kamis, 16 Juli 2026 Bacaan Pertama: Yes. 26:7-9.12.16-19 Mazmur Tanggapan: Mzm. 102:13-14ab.15.16-18.19-21 Bacaan Injil: Mat. 11:28-30 Langkah kaki saya terasa berat saat melintasi selasar stasiun malam ini, terjebak di antara ratusan pekerja urban yang wajahnya kuyu didera penat. Di dalam tas, bekal dan botol minum kosong yang sengaja saya bawa dari rumah terasa membebani pundak. Terkadang, ego saya berbisik, ”Untuk apa bersusah payah membawa wadah sendiri demi mengurangi plastik, jika jutaan orang lain di kota ini tetap memilih kepraktisan yang merusak bumi?”  Di tengah kelelahan mental dan fisik itu, sebuah undangan yang begitu lembut bergema dari Injil hari ini. Yesus berkata, "Marilah kepada-Ku,...

(Video) Siapakah Kita di Hadapan Tuhan?

Gambar
Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.  

(Renungan) Siapakah Kita di Hadapan Tuhan?

Gambar
Siapakah Kita di Hadapan Tuhan? (Ignasius Hardjo S.L.) “Mungkinkah kapak memegahkan diri terhadap penebang atau gergaji membesarkan diri terhadap penggergaji? Seolah-olah gada menggerakkan penggada, dan seolah-olah tongkat mengangkat pembawanya yang bukan kayu!” (Yes.10:15) Kalender Liturgi Rabu, 15 Juli 2025 Bacaan Pertama: Yes.10: 5-7.13-16 Mamur Tanggapan: Mzm. 94:5-6.7-8.9-10.14-15 Bacaan Injil: Mat. 11:25-27 Ayat ini merupakan perumpamaan yang digunakan Nabi Yesaya untuk menegur bangsa Asyur. Pada masa itu Asyur dipakai Allah sebagai cambuk untuk mendisiplinkan bangsa Israel yang tegar tengkuk. Namun, bukannya sadar bahwa mereka hanyalah alat di tangan Tuhan, Raja Asyur malah menjadi sombong. Mereka merasa hebat, kuat dan mampu menaklukkan bangsa-bangsa karena kehebatan militer mereka. Dengan perumpamaan ini, Tuhan mau mengingatkan hakikat diri Asyur sebenarnya hanyalah alat, bukan pencipta. Ayat ini menjadi cermin bagi saya dalam kehidupan sehari-hari agar tidak berlaku seperti p...

(Renungan) Kehendak Yesus

Gambar
Kehendak Yesus (Alexandra Suliana Nur) Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mukjizat-mukjizat-Nya. (Mat. 11:20) Kalender Liturgi Selasa, 14 Juli  2026 Bacaan Pertama: Yes. 7:1 - 9 Mazmur Tanggapan: Mzm. 48: 2-3a.3b-4.5-6.7-8 Bacaan Injil: Mat. 11:20-24 Yesus  datang ke dunia untuk menebus dosa manusia, sehingga Ia selalu menyerukan pertobatan. Tanpa menyadari bahwa dirinya berdosa, manusia tidak mungkin merasa perlu bertobat. Untuk itu, Yesus menghadirkan Kerajaan Allah/surga dengan mukjizat-mukjizat-Nya; menyembuhkan  orang yang sudah lama sakit, membangkitkan orang mati, mengusir setan dan lainnya. “Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!” (Mat. 4:17). Hanya Dia yang kudus yang turun dari surga yang dapat melakukan hal itu, manusia berdosa tidak mampu. Harapan-Nya manusia mau bertobat, tetapi ternyata banyak kota yang tidak mengindahkan seruan-Nya. Yesus pun mengecam kota-kota yang tidak bertobat it...

(Video) Kehendak Yesus

Gambar
Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.  

(Video) Hukum Kasih Menggenapi Hukum Taurat

Gambar
Klik "BACA SELENGKAPNYA" untuk melihat video ini.  

(Renungan) Hukum Kasih Menggenapi Hukum Taurat

Gambar
Hukum Kasih Menggenapi Hukum Taurat  (C. Hudianto)  “Jangan kamu menyangka bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi. Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.” (Mat. 10:34)  Kalender Liturgi Senin, 13 Juli 2026 Bacaan Pertama: Yes. 1:11-17 Mazmur Tanggapan: 50:9.16bc-17.21.23 Bacaan Injil: Mat.10:34 - 11:1 Ayat di atas terkesan sabda yang 'kontrovesial', mengingat selama ini Yesus sebagai pembawa damai. Yesus bergelar Raja Damai (Yes. 9:5), untuk mendamaikan manusia dengan Allah. Juga untuk membawa damai kepada sesama (Mat. 5:9). Kalimat 'membawa pedang' pada ayat di atas berkesan kejam. Pedang adalah simbol pemisahan jika kita menghidupi nilai- nilai Kerajaan Allah. 'Pedang' itu akan bekerja, ketika nilai-nilai Kerajaan Allah yang kita hidupi bertabrakan dengan nilai-nilai dunia. Konflik bisa terjadi dengan orang-orang terdekat-keluarga, teman, atau rekan kerja yang belum bisa menerima perubahan hidup kita.   Yesus tidak bermaksud merusak...