(Renungan) Kehendak Yesus
Kehendak Yesus
(Alexandra Suliana Nur)
(Alexandra Suliana Nur)
Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mukjizat-mukjizat-Nya.
(Mat. 11:20)
Kalender Liturgi Selasa, 14 Juli 2026
Bacaan Pertama: Yes. 7:1 - 9
Mazmur Tanggapan: Mzm. 48: 2-3a.3b-4.5-6.7-8
Bacaan Injil: Mat. 11:20-24
Yesus datang ke dunia untuk menebus dosa manusia, sehingga Ia selalu menyerukan pertobatan. Tanpa menyadari bahwa dirinya berdosa, manusia tidak mungkin merasa perlu bertobat. Untuk itu, Yesus menghadirkan Kerajaan Allah/surga dengan mukjizat-mukjizat-Nya; menyembuhkan orang yang sudah lama sakit, membangkitkan orang mati, mengusir setan dan lainnya. “Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!” (Mat. 4:17). Hanya Dia yang kudus yang turun dari surga yang dapat melakukan hal itu, manusia berdosa tidak mampu. Harapan-Nya manusia mau bertobat, tetapi ternyata banyak kota yang tidak mengindahkan seruan-Nya.
Bacaan Pertama: Yes. 7:1 - 9
Mazmur Tanggapan: Mzm. 48: 2-3a.3b-4.5-6.7-8
Bacaan Injil: Mat. 11:20-24
Yesus datang ke dunia untuk menebus dosa manusia, sehingga Ia selalu menyerukan pertobatan. Tanpa menyadari bahwa dirinya berdosa, manusia tidak mungkin merasa perlu bertobat. Untuk itu, Yesus menghadirkan Kerajaan Allah/surga dengan mukjizat-mukjizat-Nya; menyembuhkan orang yang sudah lama sakit, membangkitkan orang mati, mengusir setan dan lainnya. “Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!” (Mat. 4:17). Hanya Dia yang kudus yang turun dari surga yang dapat melakukan hal itu, manusia berdosa tidak mampu. Harapan-Nya manusia mau bertobat, tetapi ternyata banyak kota yang tidak mengindahkan seruan-Nya.
Yesus pun mengecam kota-kota yang tidak bertobat itu: Khorazim, Betsaida dan Kapernaum. Padahal ketiga kota ini adalah kotanya bangsa Israel dan di sana paling banyak terjadi mukjizat Yesus. Sebaliknya Tirus, Sidon dan Sodom adalah kotanya bangsa lain, hanya sedikit mukjizat-Nya terjadi karena iman yang besar dari pemohonnya. Oleh karena itu, pada hari penghakiman kota yang tidak bertobat akan diturunkan ke dunia orang mati dan tanggungan akan lebih berat dari kota bangsa lain.
Selagi masih hidup di dunia, kita punya kesempatan untuk bertobat. Saya mendoakan beberapa orang selama lebih dari 2 tahun untuk menjadi lebih baik. Semoga Tuhan masih memberi mereka waktu. Hasil pengamatan saya, bahwa orang yang memiliki sifat licik, serakah, busuk hati, sombong, egois akan tetap seperti itu sampai meninggal, tidak berubah kecuali bertobat. Seperti kisah orang kaya dan Lazarus (Luk. 16:23). Orang kaya yang sudah di neraka tidak dapat meminta Lazarus (yang ada di pangkuan Abraham) untuk mengingatkan saudaranya agar jangan berbuat dosa seperti dirinya.
Setiap kali Misa, kita selalu berdoa tobat. Tetapi perzinahan, kecemaran, penipuan, keserakahan, hawa nafsu, dan sebagainya masih saja dilakukan. Ada umat yang pernah masuk penjara karena menipu, masih saja menipu. Mereka berpikir nanti saja bertobat, masih banyak waktu. Padahal ada saatnya pesta dosa akan usai, tiba-tiba dipanggil pulang. Pilihannya antara surga atau neraka.
Mari kita merenungkan apa yang Yesus kehendaki. Hanya satu hal tapi sukar dijalani yaitu: bertobat.
Doa:
Yesus, ampuni kami seperti kami mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Semoga mereka bertobat seperti yang Engkau kehendaki. Doa ini kami panjatkan dengan perantaraan Tuhan Yesus Kristus yang hidup dan berkuasa, kini dan selama-lamanya. Amin.
Yesus, ampuni kami seperti kami mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Semoga mereka bertobat seperti yang Engkau kehendaki. Doa ini kami panjatkan dengan perantaraan Tuhan Yesus Kristus yang hidup dan berkuasa, kini dan selama-lamanya. Amin.

Komentar
Posting Komentar