TUHAN itu ajaib dan indah. Para penulis sudah mengalaminya sendiri. 20 kisah sejati dari para penulis dan pengalaman iman kami himpun dalam ebook ini. Dengan gaya bahasa awam yang ringan, masing-masing penulis ingin Anda semakin percaya pada Yesus.
Peziarah Pengharapan (Francisca Kurniawati) Kepada mereka Allah mau memberitahukan, betapa kaya dan mulianya rahasia itu di antara bangsa-bangsa lain, yaitu: Kristus ada di tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan! (Kol. 1:27) Kalender Liturgi Minggu, 20 Juli 2025 Bacaan Pertama : Kej. 18:1-10a Mazmur Tanggapan : Mzm. 15:2-3ab. 3cd-4ab. 5 Bacaan Kedua : Kol. 1:24-28 Bacaan Injil : Luk. 10:38-42 Tahun 2025 adalah Tahun Yubileum Suci bagi Gereja Katolik, dimulai pada malam Natal 2024 dan berakhir pada Epifani 2026. Tahun Yubelium kali ini mengambil tema “Peziarah Pengharapan”. Banyak orang Katolik melakukan ziarah “Porta Santa” dalam kelompok kecil atau dalam kelompok besar. Baik ziarah ke gereja-gereja di dalam negeri maupun yang langsung mengunjungi pintu suci yang berada di Basilika Utama di Roma. Tradisi mengisi passpor dengan cap dari setiap kunjungan ke Porta Santa seakan menjadi hal yang wajib untuk dilakukan. Namun sesungguhnya dalam zia...
Hidup Terlalu Singkat untuk Tidak Berbuah (F. Angelina Wiraatmaja) Jawab-Nya: Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, juga apa yang ada padanya akan diambil. (Luk. 19:26) Kalender Liturgi Rabu, 19 November 2025 Bacaan Pertama: 2 Mak. 7:1.20-31 Mazmur Tanggapan: Mzm.17:1.5-6.8b.15 Bacaan Injil: Luk. 19:11-28 Perumpamaan tentang mina mengajak kita menyelami hati Allah yang memercayakan hidup sebagai anugerah, bukan sekadar pemberian. Setiap orang menerima ‘mina’, mungkin berupa waktu, bakat, kasih, atau kesempatan. Namun, Allah bukan mengukur besar kecilnya hasil, melainkan kesetiaan untuk mengusahakannya. Allah tidak meminta hasil spektakuler, hanya kemauan untuk menanam. Sebab yang menumbuhkan tetaplah Dia. Manusia ada yang seperti hamba pertama dan kedua dalam perumpamaan, yang berani bertindak; sementara yang ketiga memilih menyimpan karena takut. Ketakutan adalah akar dari banyak hidup yang tidak berbuah...
Komentar
Posting Komentar