(Renungan) Kebaikan Tuhan Tidak Terhingga
Kebaikan Tuhan Tidak Terhingga
(July Tikilie)
(July Tikilie)
“Bagaimana akan kubalas kepada Tuhan segala kebajikan-Nya kepadaku?”
(Mzm. 116 : 12)
Kalender Liturgi Sabtu, 10 September 2022
Bacaan Pertama : 1 Kor. 10 : 14-22a
Mazmur Tanggapan : Mzm. 116 : 12-13, 17-18
Bacaan Injil : Luk. 6 : 43-49
Bacaan Pertama : 1 Kor. 10 : 14-22a
Mazmur Tanggapan : Mzm. 116 : 12-13, 17-18
Bacaan Injil : Luk. 6 : 43-49
Saat pagi hari sebelum beraktivitas, apakah kita pernah merenungkan sejenak kebaikan dan kemurahan Tuhan dalam hidup kita? Mulai dari saat kita bangun di pagi hari sampai kita tidur kembali di malam hari? Sudah berapa kali Tuhan menolong kita? Sudah berapa kali Tuhan menjawab doa-doa kita? Sudah berapa kali Tuhan menyembuhkan kita? Jawabnya tidak terhitung. Sampai kapan pun kita tidak dapat menghitung kebaikan dan kesetiaan Tuhan dalam hidup kita.
Dalam kehidupan saya, saya sudah beberapa kali mengalami sakit. Pertama yaitu saat retina saya sobek di kedua mata saya dan Tuhan memulihkan walau lewat operasi beberapa kali dan hanya satu mata saya yang bisa terselamatkan. Kemudian saya mengalami sakit saraf kejepit di mana selama 8 bulan saya kesakitan sampai tidak bisa beraktivitas dan harus bolak balik ke rumah sakit serta diopname. Saya hampir menyerah saat itu, walau begitu banyak orang-orang baik yang memperhatikan dan menolong saya. Saat saya berserah dan mengatakan : Tuhan, jika memang Engkau mau mengambil saya siap, tetapi jika Engkau masih memberi kesempatan hidup dan menyembuhkan maka saya akan melayani Engkau seumur hidup. Dan setelah saya diberi sakramen orang sakit, saya dioperasi dan akhirnya sembuh serta sudah bisa beraktivitas kembali hingga saat ini.
Sesungguhnya apa yang diperbuat oleh Tuhan dalam hidup kita, bagaimanapun tidak akan pernah bisa kita mengganti ataupun membalasnya. Kita sebagai orang berdosa pun tetap Ia sertai dan tetap Ia kabulkan segala apa yang menjadi pergumulan kita.
Firman Tuhan hari ini, ingin mengarahkan kita untuk tahu mengucap syukur dan menyadari betapa besar perbuatan Tuhan dalam hidup kita. Kita tidak dapat membalas kebaikan Tuhan, tetapi untuk mensyukurinya itu yang dapat kita perbuat. Tuhan menunggu ucapan syukur kita.
Doa :
Tuhan, segala kebaikan dan kemurahan-Mu tidak dapat kubalas dengan apapun. Hanya terima kasih yang bisa kuungkapkan pada-Mu atas segala pertolongan dan penyertaan-Mu serta berkat-berkat-Mu di sepanjang kehidupanku. Kunaikkan syukurku setiap saat hanya pada-Mu. Amin.
Komentar
Posting Komentar