(Renungan) Iman yang Dahsyat!
Iman yang Dasyat!
(Susan Tjia)
(Susan Tjia)
“Ia berkata kepada mereka: “Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.”
(Mat. 17 : 20)
Kalender Liturgi Sabtu, 12 Agustus 2023
Bacaan Pertama : Ul. 6 : 4-13
Mazmur Tanggapan : Mzm. 18 : 2-3a, 3bc-4, 47, 51 ab
Bacaan Injil : Mat. 17 : 14-20
Bacaan Pertama : Ul. 6 : 4-13
Mazmur Tanggapan : Mzm. 18 : 2-3a, 3bc-4, 47, 51 ab
Bacaan Injil : Mat. 17 : 14-20
Ketika para murid Yesus bertanya mengenai kegagalan mereka dalam menyembuhkan anak yang sakit, Yesus menjelaskan perlunya iman, bahkan sebesar biji sesawi (biji sesawi sangat kecil) saja bisa memindahkan gunung. Gunung diartikan sesuatu yang besar, yang mustahil untuk memerintahnya bahkan memindahkan, namun dengan iman segala sesuatu tidak ada yang mustahil.
Masalah besar dan kecil adalah “gunung-gunung” dalam kehidupan saya. Ketika saya pikirkan mustahil dapat memindahkan “gunung-gunung” itu, maka itulah yang terjadi gunung itu ada terus. Akibatnya saya selalu menempuh jalan-jalan menanjak tajam, turunan yang menukik dan kelok-kelok di “pegunungan” saya. Ibaratnya saya hanya seorang pejalan kaki yang tidak berdaya.
Sekarang, saya berusaha menjadi seorang pendaki gunung yang handal, saya turun naik, berpindah “gunung” dan segera bangkit ketika terpeleset . Saya kenakan sepatu sport khusus yang ringan, memakai jaket dan topi agar terlindungi, serta menggendong tas berisikan sedikit bekal minum plus snack sebagai persiapan diri.
Sesudah saya bersiap diri ibarat seorang pendaki gunung yang handal, apakah masalah dalam hidup saya lenyap? Apakah saya tidak sering frustasi ketika gagal? Sayangnya tidak juga. Masalah selalu ada. Terkadang iman saya bisa drop lebih kecil lagi dari biji sesawi. Sampai di satu titik saya sadar, bahwa ketika mengalami persoalan dalam hidup itu, hadapi saja dan jangan lari menghindar.
Setiap kita punya “pegunungan” yang berbeda-beda ketinggian dan banyaknya. Ada yang “gunung”nya mungkin masalah ekonomi, masalah keluarga tidak harmonis, masalah kesehatan, luka batin dan hopeless karena ada keinginan yang belum tercapai. Minta dan serahkan semuanya di kaki Tuhan. Saya percaya tidak ada yang mustahil, semuanya akan selesai dan semuanya baik kembali, selama saya hidup selaras dengan kehendak Tuhan.
Saya mengimani Firman Tuhan. Saya mengimani setiap doa dan semua harapan baik yang saya ucapkan. Seperti saat ini, saya mendapati banyak doa-doa dan ucapan saya dikabulkan Tuhan, yang tahun di 2017 masih saya anggap mustahil, sekarang menjadi kenyataan.
Doa:
Allah Bapa Maha Pengasih, saya sangat bersyukur atas kemurahan hati-Mu. Walaupun terkadang kepercayaan saya hanya sebesar biji sesawi akan Firman-Mu, tetapi tidak pernah sia-sia. Sebentar lagi, saya akan bertambah usia, saya telah menyaksikan di dalam perjalanan waktu ini ada banyak hal yang sudah lama saya rindukan, kini Engkau berikan. Tidak ada yang mustahil semuanya menjadi nyata. Amin.

Komentar
Posting Komentar