(Renungan) Tuhan Menetapkan
Tuhan Menetapkan
(Julius Saviordi)
(Julius Saviordi)
“Ia menetapkan dua belas orang, yang juga disebutnya rasul, untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil”
(Mrk. 3:14)
Bacaan Pertama: 1Sam. 24:3-21
Mazmur Tanggapan: Mzm. 57:2,3-4,6,11
Bacaan Injil: Mrk. 3:13-19
Saya pernah mengalami sulitnya merekrut staf di departemen saya, yaitu IT. Padahal kantor kami hanya berjarak 1 km dari kampus IT ternama di Jakarta. Pernah kami membutuh waktu 9 bulan untuk mendapatkan 1 karyawan. Memang kami mencari calon karyawan dengan kriteria di atas rata-rata, sehingga lebih sulit untuk mendapatkan orang yang tepat. Hal itu karena perusahaan kami bergerak di bidang MLM yang membutuhkan penguasaan logika pemrograman yang tinggi. Dalam tahap pertama proses perekrutan, calon karyawan diberi soal-soal tertulis. Jika lolos, maka akan dilanjutkan dengan soal praktek pemrograman. Jika dianggap mampu, baru kemudian masuk tahap wawancara. Jika dianggap cocok, maka calon tersebut ‘ditetapkan’ untuk diangkat sebagai karyawan.
Dalam bacaan Injil hari ini diceritakan bahwa Tuhan Yesus memanggil dan ‘menetapkan’ dua belas orang untuk menyertai Dia dan diutus-Nya untuk memberitakan Injil. Tidak diceritakan adanya kriteria dan tes khusus bagi mereka. Sebagian besar mereka adalah orang kecil di mata dunia. Hanya nelayan. Ada juga yang datang dari kalangan pendosa, yaitu pemungut cukai. Hal itu menunjukkan bahwa Yesus tidak memandang latar belakang status sosial mereka sebelumnya.
Namun, Yesus sudah tahu kualitas orang-orang ini. Yesus, sebagai Anak Allah, sudah mengenal orang-orang ini sebelum bertemu dengan mereka. Mereka adalah orang-orang yang siap dibentuk. Mereka akan mendapatkan tugas besar untuk melanjutkan pemberitaan Injil ketika Ia sudah tidak di dunia ini. Mereka akan memberitakan Injil ke Eropa, Asia dan Afrika, sebelum diteruskan ke seluruh dunia oleh pengikut-pengikut-Nya. Sebagian besar mereka akhirnya wafat sebagai martir. Sejak awal, Yesus sudah ‘menetapkan’ orang-orang yang tepat.
Kita pun adalah orang-orang yang telah ‘ditetapkan’ dari semula untuk diangkat menjadi anak-Nya oleh Yesus Kristus (lih. Ef. 1:5). Tuhan sudah mengenal kita sejak sebelum kita dilahirkan. Tuhan mencintai kita dan menyelamatkan kita dari kegelapan dunia. Mari kita bersyukur atas anugerah ini dan merespon kasih-Nya dengan menjalankan firman-Nya!
Doa:
Bapa kami yang ada di surga, terima kasih karena Engkau telah menetapkan kami dari semula untuk diangkat menjadi anak-Mu. Bimbinglah kami supaya hidup kami bisa menyenangkan-Mu selalu. Amin.
Bapa kami yang ada di surga, terima kasih karena Engkau telah menetapkan kami dari semula untuk diangkat menjadi anak-Mu. Bimbinglah kami supaya hidup kami bisa menyenangkan-Mu selalu. Amin.

Komentar
Posting Komentar