(Renungan) Pilih Kanan atau Kiri?
Pilih Kanan atau Kiri?
(Rosa Maria Gani)
(Rosa Maria Gani)
Ia akan memisahkan mereka, seorang dari yang lain,
sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing.
(Mat. 25:32b)
Kalender Liturgi Senin, 23 Februari 2026
Hari Biasa Pekan Prapaskah I
Bacaan Pertama: Im. 19:1-2.11-18
Mazmur Tanggapan: Mzm. 19:8.9.10.15
Bacaan Injil: Mat. 25:31-46
Bacaan Pertama: Im. 19:1-2.11-18
Mazmur Tanggapan: Mzm. 19:8.9.10.15
Bacaan Injil: Mat. 25:31-46
Pada akhir zaman dari takhta kerajaan-Nya, Yesus akan bertindak sebagai hakim yang mengumpulkan dan kemudian memisahkan manusia dalam dua kelompok, yaitu kelompok orang benar dan kelompok orang jahat. Kelompok orang benar diberi tempat terhormat di sebelah kanan, diundang masuk ke dalam Kerajaan-Nya untuk menerima berkat dari Bapa dan hidup kekal, sedangkan kelompok orang jahat di sebelah kiri akan dimusnahkan ke dalam api yang kekal.
Pemisahan ini merupakan tindakan Allah dalam menanggapi sikap manusia terhadap Kasih-Nya. Yesus memerintahkan agar manusia memiliki belas kasihan kepada sesama yang mengalami kesulitan atau tersingkirkan. Perbuatan belas kasihan yang dimaksud adalah memberi makan, minum, tumpangan, pakaian kepada orang yang berkekurangan serta menjenguk orang sakit dan mengunjungi tahanan.
Bagi Yesus, segala sesuatu yang kita lakukan bagi orang yang lemah dan terpinggirkan, berarti kita melakukannya untuk Dia (Mat. 25:40). Sebaliknya, apabila kita tidak melakukannya, berarti kita sedang melawan Allah. Jadi ikutilah perintah Yesus ini, peduli dan berbagilah kepada sesama yang membutuhkan. Sikap diam atau tidak peduli merupakan sikap yang menentang Allah. Pilihan bagi manusia hanya dua, hidup kekal atau api yang kekal.
Analogi dari perikop ini seperti seorang kaya yang mengadakan pesta mewah di rumahnya yang megah. Rumah tersebut dilengkapi dengan pagar tinggi yang memisahkan antara orang yang diundang pesta atau tidak diundang. Pintu gerbangnya pun dijaga banyak penjaga, hanya tamu yang memiliki undangan boleh ikut pesta bersama tuan rumah, sedangkan orang yang mencoba-coba masuk tanpa undangan akan diusir dan dibiarkan kepanasan di luar pagar.
Yesus adalah Raja sekaligus Hakim Agung. Dia sudah menyampaikan kepada kita tentang kriteria untuk masuk ke dalam kehidupan kekal. Masihkah kita bersikap tidak peduli, acuh tak acuh terhadap sesama di sekitar kita? Mari kita berjuang bersama untuk masuk ke dalam kehidupan kekal! Ulurkanlah tangan bagi orang-orang yang membutuhkan perhatian, karena semua yang kita lakukan itu adalah untuk melayani Allah.
Doa:
Yesus, kami bersyukur karena telah diberitahu tentang bagaimana cara masuk ke dalam kehidupan kekal. Bimbinglah dan ingatkanlah kami agar selalu peduli kepada sesama yang berkekurangan dan terpinggirkan, karena ketika itulah kami melayani Engkau. Amin.

Komentar
Posting Komentar