(Renungan) Ajaranmu Tidak Aku Kenal!
Ajaranmu Tidak Aku Kenal!
(Widyawati Taurus)
(Widyawati Taurus)
Namun, seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka akan lari dari orang itu, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal.”
(Yoh. 10:5)
Kalender Liturgi Minggu, 26 April 2026
Bacaan Pertama: Kis. 2:14a.36-41
Mazmur Tanggapan: Mzm. 23:1-3a.3b-4.5.6
Bacaan Kedua: 1Ptr. 2:20b-25
Bacaan Injil: Yoh. 10:1-10
Sejak kecil, saya membiasakan anak-anak ke gereja setiap minggu. Namun, kebiasaan ini terhenti karena pandemi. Sejak itu, mereka ke gereja sesekali saja. Karenanya, saya cukup heran ketika suatu hari anak saya Ben bercerita, bahwa ia baru saja ke gereja. Heran, karena biasanya saya harus berdebat, bahkan memaksa mereka ke gereja. Ini kok ujug-ujug ke gereja sendiri. Ternyata Ben diajak temannya ke gereja yang bukan gereja Katolik. Agak was-was hati saya. Apakah ia akan tertarik pindah ke gereja itu?
Seminggu lebih perkara ini saya endapkan sambil berdoa dan berpikir, bagaimana cara menyikapinya dengan bijaksana. Akhirnya saat sedang berduaan di meja makan, saya bertanya kesan Ben terhadap gereja non-Katolik yang ia kunjungi. Dengan tertawa geli Ben bercerita, di gereja itu pendetanya berkata bahwa perpuluhan tidak boleh langsung diberikan kepada yang membutuhkan, semisal panti asuhan. Seluruhnya harus diserahkan kepada gereja, nanti gerejalah yang mengatur pengelolaannya. Bagi Ben hal ini tidak masuk akal. Mau menolong orang kok jalurnya jadi ribet. Puji Tuhan, Ben sama sekali tidak berminat ke gereja itu lagi.
Yesus berkata dengan sangat jelas dan gamblang di perikop ini. Ada beberapa jenis orang akan masuk ke dalam kandang domba. Ada pencuri, ada perampok dan ada gembala yang baik. Masalahnya sekarang adalah, bagaimana cara kita mengenali mana gembala yang baik di tengah malam gelap. Yaitu dengan mengenali suara-Nya, melalui ajaran yang tertulis dalam Kitab Suci. Membaca, mempelajari Kitab Suci adalah modal utama bisa membedakan suara gembala dari suara perampok dan pencuri. Keuskupan Agung Jakarta memiliki dua lokasi Kursus Pendidikan Kitab Suci, di Tebet dan Tangerang. Ada pula pengajaran online seperti seri Youtube 'Api Karunia Tuhan' yang diasuh Bapa Kardinal Suharyo; Bible Learning with Father Josep; dan banyak lagi. Singkatnya, di mana ada kemauan, di sana ada jalan untuk belajar Kitab Suci.
Maukah kita belajar Kitab Suci agar bisa mengenali suara Gembala yang Baik?
Doa:
Tuhan, di dunia yang riuh rendah ini, sering sayup terdengar suara-Mu. Kami ingin semakin mengenali-Mu, dan semakin mencintai-Mu. Bimbing kami dengan Roh Kudus saat kami membaca Kitab Suci. Amin.
Tuhan, di dunia yang riuh rendah ini, sering sayup terdengar suara-Mu. Kami ingin semakin mengenali-Mu, dan semakin mencintai-Mu. Bimbing kami dengan Roh Kudus saat kami membaca Kitab Suci. Amin.

Komentar
Posting Komentar