(Renungan) Hidup Sesuai yang Diberitakan

Hidup Sesuai yang Diberitakan
(Kayus Mulia)

“Pergilah, berdirilah di Bait Allah dan beritakanlah seluruh firman tentang hidup baru ini kepada orang banyak.” 
(Kis. 5:20)

Kalender Liturgi Rabu, 15 April 2026
Bacaan Pertama: Kis. 5:17-26
Mazmur Tanggapan: Mzm. 34:2-3.4-5.6-7.8-9
Bacaan Injil: Yoh. 3:16-21
   
Setelah membebaskan para rasul dari penjara, Malaikat tidak menyuruh para rasul untuk melarikan diri jauh-jauh dari pengaruh imam besar dan kaum Saduki, melainkan menyuruh para rasul untuk pergi ke Bait Allah dan memberitakan firman tentang hidup baru kepada orang banyak. Memberitakan firman tentang hidup baru kepada orang banyak adalah lebih penting, demi kelangsungan hidup gereja. 

Dalam suatu wawancara, Oprah Winfrey bertanya kepada Ibrahim Traore sebagai pemimpin baru negara Burkina Faso, “Apa pendapat Anda mengenai agama Kristen di bumi Afrika?” Sebagai pemimpin negara dengan mayoritas penduduk  beragama Islam, Traore menjawab, “Saya banyak melihat dan mengalami sendiri penderitaan negara-negara di Afrika di bawah kolonialisme Barat, yang notabene membawa 'agama kulit putih'. Traore menjawab, ”Agama Kristen bukanlah musuh kami. Tapi juga bukan penyelamat kami. Agama Kristen yang mengajarkan kasih, kesetiaan dan pengorbanan sudah ada dalam tradisi kami, jauh sebelum orang kulit putih datang dan menginjakkan kaki di benua Afrika. Agama Kristen sudah  lebih dulu dikenal di Afrika sebelum menyebar ke Eropa. Hal-hal yang diajarkan agama Kristen sudah lama ada pada kami: kasih, kesetiaan dan kejujuran yang justru tidak sesuai dengan cara hidup orang kulit putih yang kami lihat di bumi Afrika. Mereka mengajar kami membaca Kitab Suci dan menukarnya dengan mengambil tanah kami. Itukah yang dianggap orang kulit putih dengan agama Kristen-nya sebagai lebih baik dari pada tradisi kami?” Untuk beberapa saat, Oprah yang biasa mengajukan pertanyaan tajam, terdiam tak dapat berkata-kata. 

Menjadi Kristen, mengabarkan hidup baru seperti yang diperintahkan malaikat kepada para rasul, tidaklah cukup hanya dengan menghafal ayat-ayat Kitab Suci atau memenangkan perdebatan agama seperti yang akhir-akhir ini populer di media sosial. Kita memberitakan jalan keselamatan dengan cara hidup kita. Hal inilah yang 'memaksa' kita untuk hidup sesuai dengan apa yang kita beritakan.

Doa: 
Ya Allah, sertailah dan berilah kami kekuatan dalam tugas pewartaan kami, supaya kami juga hidup sesuai dengan apa yang kami wartakan. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. Amin.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

(Renungan) Peziarah Pengharapan

(Renungan) Warisan Berharga bagi Manusia