(Renungan) Kembali ke Galilea
Kembali ke Galilea
(Fellicia Fenny)
(Fellicia Fenny)
Kata Yesus kepada mereka: “Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.”
(Mat. 28:10)
Hari Sabtu Suci (pagi)-Vigili Paskah (malam)
Bacaan Pertama: Kej. 1:1- 2:2
Mazmur Tanggapan: Mzm. 33: 4-5, 6-7.12-13.20.22
Bacaan Kedua: Kej. 22:1-18
Mazmur Tanggapan: Mzm. 16:5.8.9.10.11
Bacaan Injil: Mat. 28:1-10
Setelah lebih dari 30 tahun, saya akhirnya bertemu kembali dengan teman-teman SMA dalam acara reuni alumni di Bandung. Saat memasuki halaman sekolah, ada rasa haru dalam hati. Wajah teman-teman SMA dengan kenakalannya muncul dalam ingatan. Nasihat guru-guru kembali bergema. Memori ini menghangatkan hati saya dan hasil reuni membuat WA grup semakin akrab dan seru.
Reuni berasal dari kata 're' (kembali) dan 'uni' (satu), yang berarti menyatukan kembali yang terpisah. Setelah Guru disalib, murid-murid tercerai berai. Mereka frustasi bahwa kenyataan yang dihadapi tidak sesuai ekspektasi.
Tiga hari kemudian Sang Guru menampakkan diri kepada murid-murid wanita untuk menyampaikan pesan pengingat kesebelas murid-Nya agar 'kembali ke Galilea'. Pesan ini penting sehingga diucapkan dua kali oleh malaikat dan Yesus. Pesan ini pernah disampaikan Yesus sendiri kepada murid-murid. (lih. Mat. 26:32).
Kenapa Galilea? Galilea tempat penting sepanjang sejarah pelayanan Yesus di bumi, banyak peristiwa besar terjadi di sana. Galilea juga merupakan tempat awal Yesus memanggil empat murid pertamanya. Yesus memanggil mereka kembali ke Galilea untuk reuni dan rekonsiliasi.
Reuni sering menjadi momen spesial untuk mengurai kembali kenangan dalam suasana persaudaraan. Yesus mengumpulkan mereka kembali agar bersatu melanjutkan misi Kristus. Untuk itu iman mereka perlu diteguhkan kembali, keputusasaan murid diubah menjadi sukacita dan harapan mereka dipulihkan setelah kehilangan arah.
Galilea tempat yang paling pas untuk murid-murid mengingat kembali awal perjumpaan mereka dengan Yesus dan secara radikal mengikuti-Nya. Penampakan Yesus yang bangkit di Galilea menegaskan bahwa Yesus hidup dan misi-Nya, yaitu 'pewartaan Injil kebangkitan' ke seluruh dunia masih berlanjut melalui gereja-Nya hingga sekarang.
'Kembali ke Galilea' zaman ini dapat diartikan sebagai ajakan untuk kembali ke semangat awal perjumpaan pribadi dengan Tuhan. Sabtu Suci ini saat yang baik bagi kita untuk 'kembali ke Galilea', merenungkan dan menyegarkan kembali motivasi untuk menjadi pengikut Yesus.
Maukah kita secara pribadi menanggapi ajakan Yesus untuk 'kembali ke Galilea' ?
Doa:
Tuhan Yesus Kristus terima kasih untuk panggilanmu 'kembali ke Galilea', mengingatkan kami kembali akan kasih-Mu yang luar biasa besar dan dalamnya pada kami. Tenggelamkan kami dalam kolam kasih-Mu Tuhan, agar kami dapat lebih mengasihi daripada dikasihi, menghibur daripada dihibur, memahami daripada dipahami. Jadikan kami pembawa cinta kasih dan damaimu. Amin.
Tuhan Yesus Kristus terima kasih untuk panggilanmu 'kembali ke Galilea', mengingatkan kami kembali akan kasih-Mu yang luar biasa besar dan dalamnya pada kami. Tenggelamkan kami dalam kolam kasih-Mu Tuhan, agar kami dapat lebih mengasihi daripada dikasihi, menghibur daripada dihibur, memahami daripada dipahami. Jadikan kami pembawa cinta kasih dan damaimu. Amin.

Komentar
Posting Komentar