(Renungan) Lahir Kembali

Lahir Kembali
(Yohanna Fransisca Tjen Nonie)

Tidak ada seorang pun yang telah naik ke surga, selain Dia yang telah turun dari surga, yaitu Anak Manusia.
(Yoh. 3:13)

Kalender Liturgi Selasa, 14 April 2026
Bacaan Pertama : Kis. 4:32-37
Mazmur Tanggapan : Mzm. 93:1ab.1c-2.5
Bacaan Injil Yohanes 3:7-15

Injil hari ini berbicara mengenai percakapan Tuhan dengan Nikodemus, yang adalah seorang guru orang Israel. Percakapan tentang hal dilahirkan kembali oleh Roh, agar dapat memperoleh keselamatan dan surga. Nikodemus bertanya, bagaimana caranya seseorang yang sudah dilahirkan di dunia, bahkan sudah tua, bisa dilahirkan kembali? Pertanyaan ini sangat lumrah, sebab dalam sejarah hidup manusia, belum pernah hal tersebut terjadi. Jadi apa sebenarnya maksud ‘dilahirkan kembali’?

Setiap Malam Paskah, ada baptisan baru di gereja saya. Tahun ini ada 55 orang yang dibaptis. Saya mengajarkan kepada para katekumen, bahwa mereka akan dilahirkan kembali pada hari pembaptisan. Baptisan mereka dengan air dan Roh, yaitu di dalam nama Bapa, Putra dan Roh Kudus. Hal ini menandakan mereka mengenal dan percaya kepada Tuhan dan mau mengikuti-Nya; berarti  dilahirkan kembali dan memperoleh  keselamatan serta hidup kekal.

Hidup baru dengan mengubah kebiasaan hidup yang lama, di mana hidup yang lama sudah mati (yaitu keinginan daging). Hidup baru yaitu hidup dalam Roh, penuh pertobatan dan pengendalian diri. Maka pemahaman dilahirkan kembali, hanya bisa dirasakan di hati, hidup baru, bersih dan bahagia; karena diterangi kuasa Roh Kudus.

Kadang saya merasakan kenangan kembali dengan anggota keluarga saya yang sudah meninggal. Ada rasa sedih dan rindu kepadanya, yang membuat hati terasa berat dan air mata mengalir tanpa disadari. Di sisi baiknya, saya mengenal dan percaya kepada Tuhan dan mengikuti kehendak-Nya, sehingga ada kekuatan dan keyakinan, bahwa dia baik-baik saja. Hati kembali tenang dan damai, karena Tuhan menjamin dia dalam baptisannya. Tuhan sendiri yang mengantarnya untuk memperoleh hidup di surga.

Hanya Tuhan Yesus yang bisa ke surga, karena Dia yang turun dari surga dan tahu jalan ke sana; untuk membawa jiwa-jiwa yang percaya kepada-Nya.

Doa:
Tuhan Yesus Kristus Penyelamat kami, Engkaulah andalan kami. Terima kasih atas kasih karunia yang boleh kami terima dalam hidup ini, yaitu penyelamatan-Mu. Semoga kasih karunia-Mu melimpahi semua orang di bumi dan di surga. Amin.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

(Renungan) Peziarah Pengharapan

(Renungan) Warisan Berharga bagi Manusia