(Renungan) Bahagia Orang Saleh
Bahagia Orang Saleh
(Marlisa)
(Marlisa)
“Jagalah aku, ya Tuhan, sebab pada-Mu aku berlindung.”
(Mzm. 16:1)
Kalender Liturgi Kamis, 21 Mei 2026
Bacaan Pertama : Kis. 22:20; 23:6-11
Mazmur Tanggapan: Mzm. 16:1-2a.5.7-8.9-10.11
Bacaan Injil: Yoh. 17:20-26
Pemazmur mengajak orang-orang saleh untuk berdoa penuh iman dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah. Sungguh bahagia kita memiliki Tuhan tempat perlindungan dan keselamatan kekal. Tangan-Nya senantiasa membimbing, berbisik lembut dalam batin, maka kita semakin diteguhkan dalam tugas perutusan untuk menyelamatkan banyak jiwa.
Hari ini Gereja Katolik memperingati Santo Eugenius de Mazenod, seorang uskup dan pendiri Kongregasi Misionaris Oblat Maria Imakulata (OMI). Eugenius adalah uskup saleh yang sungguh mendengarkan suara-Nya dan berani menjadi perpanjangan tangan-Nya. Berawal saat Jumat Agung tahun 1807 ketika sedang berdoa di kaki salib, ia mengalami sentuhan kasih-Nya lalu ia bertekad menjalani hidup religius.
Setelah ditahbiskan sebagai imam pada tanggal 21 Desember 1811 saat berusia 29 tahun; alih-alih mengambil jabatan Vikaris Jenderal yang ditawarkan, ia memilih menjadi imam paroki misionaris di tanah kelahirannya Aix-en-Provence, agar bisa melayani orang-orang miskin, orang-orang sakit, para tahanan, dan mereka yang terabaikan. Pater Eugene sangat dicintai umatnya. Terlebih lagi karena ia melupakan darah bangsawannya dan selalu berbicara dengan dialek lokal, bukan dengan bahasa Perancis kelas atas seperti lazim digunakan kalangan bangsawan dan para imam.
Teladan Pater Eugene membuat banyak orang, baik para imam maupun kaum awam dengan sukarela ikut serta dalam pelayanannya. Mereka mendirikan basis pelayanan di sebuah bekas biara Karmel dan bersama-sama berkarya di seluruh wilayah paroki tersebut. Pelayanan mereka sangat berhasil dan semakin berkembang.
Tanggal 17 Februari 1826 Paus Leo XII menyetujui permohonannya untuk pendirian Komunitas Religius: The Missionary Oblates of Mary Immaculate (OMI). Dalam waktu singkat, OMI berkembang pesat. Wilayah pelayanan mereka menjangkau Amerika Utara khususnya Kanada dan Amerika Serikat.
Eugenius diangkat menjadi Uskup Marseilles pada malam Natal tahun 1837 oleh Paus Gregorius XIV dan tutup usia tanggal 21 Mei 1861 karena sakit kanker. Ia menerima gelar Santo pada Desember 1995 dari Paus Yohanes Paulus II.
Marilah kita meneladani Santo Eugenius. Kesalehan hidupnya menjadi berkat bagi banyak orang.
Doa:
Allah Bapa di dalam surga, mohon rahmat-Mu untuk melengkapi kami agar teguh dan setia pada tugas perutusan dalam peziarahan hidup ini, agar nama-Mu semakin dimuliakan. Amin.
Allah Bapa di dalam surga, mohon rahmat-Mu untuk melengkapi kami agar teguh dan setia pada tugas perutusan dalam peziarahan hidup ini, agar nama-Mu semakin dimuliakan. Amin.

Komentar
Posting Komentar