(Renungan) Yakin Benar Mengalahkan Logika
"Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya.”
(Mat. 8:13)
Kalender Liturgi Sabtu, 27 Juni 2026
Bacaan Pertama: Rat. 2:2.10-14.18-19
Mazmur Tanggapan: Mzm. 74:1-2.3-5a.5b-7.20-21
Bacaan Injil: Mat. 8:5-17
Dalam Injil hari ini, Yesus berkata kepada perwira itu, "Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya." Pada saat itu juga sembuhlah hambanya (Mat. 8:13). Yesus menunjukkan kasih yang selalu siap menyembuhkan dan mengampuni orang yang mau bertobat. Yesus memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita. Kita harus yakin bahwa Yesus sanggup melakukan perkara-perkara yang kita hadapi.
Sekitar Maret 2013, tiba-tiba bahu kananku kebas kemudian sekejap saja tiga perempat kepala pun mati rasa. Ketika tensi diukur, angka sudah di 210/109. Aku segera dibawa ke UGD karena sudah tak berdaya. Para suster rumah sakit sibuk memasang berbagai alat dan alat tensi menunjukkan angka 239/132, sehingga langsung dibawa ke ruang HCU. Di pelupuk mataku terlihat Tuhan Yesus yang tersalib dan dalam hati aku mendaraskan, “Tuhan, tolong aku.” Yakin dan percaya pada otoritas Yesus, pasti akan terjadi kesembuhan, yang secara logika sulit. Tensi turun perlahan-lahan, lamban tapi pasti ke angka normal.
Berkat kasih Tuhan, di hari ke-8 aku sudah boleh pindah dari HCU ke kamar rawat inap. Mulutku mengakui bahwa hanya Yesuslah yang bisa menyembuhkan dan menyelamatkan. Seperti yang dikatakan dalam Roma 10:9: "Jika kamu mengaku dengan mulutmu bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dengan hatimu bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka engkau akan diselamatkan."
Yesus dalam menjawab doa-doa kita, mempunyai rencana sendiri. Bisa langsung dijawab atau ditunda atau bahkan tidak dikabulkan. Yesus hanya mengharapkan kita tetap taat sampai saatnya kita dipanggil pulang menghadap Bapa, dengan tidak membawa jabatan, kekayaan ataupun kehormatan, melainkan kerendahan hati. Juga melaksanakan sabda-Nya dengan tekun, itulah yang utama.
Saat kita mengalami hal-hal di luar kemampuan kita, selayaknya carilah dan percayalah pada Allah Tuhan kita Yesus Kristus. Iman yang kuat ini merupakan kunci kuasa Tuhan Yesus nyata.
Sudahkah Anda melakukannya, mencari dan terus berdoa pada Tuhan Yesus?
Doa:
Ya Allah Bapa Yang Maha Rahim, kuatkanlah dan bimbinglah agar iman kami dimampukan melihat kuasa-Mu yang ajaib, sehingga hidup kami penuh cinta kasih dan tak akan menyerah dan putus asa. Amin.

Komentar
Posting Komentar