(Renungan) Bisakah Kita Bermegah dalam Kesengsaraan?
Bisakah Kita Bermegah dalam Kesengsaraan?
(Joy Michael Muliadi)
(Joy Michael Muliadi)
Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan
(Rm 5:3-4)
Bacaan Pertama : Ams. 8:22-31
Mazmur Tanggapan : Mzm. 8:4-9
Bacaan Kedua : Rom. 5:1-5
Bacaan Injil : Yoh. 16:12-15
Membaca perikop ini mungkin ada sebagian dari kita yang bertanya dalam hati, bagaimana mungkin kita bisa bermegah dalam kesengsaraan?
Sebaliknya, kadang kesengsaraan bisa membuat kita menjauh dari Tuhan, karena dalam kesengsaraan kita kadang merasa Tuhan meninggalkan kita.
Hal ini terjadi pada diriku, ada suatu kesengsaraan yang aku alami karena tiba-tiba saja aku mengalami kebas pada kedua kakiku akibat syaraf terjepit. Aku tidak dapat lagi melakukan aktivitas seperti sebelumnya. Aku sudah mencoba berobat kemana-mana. Aku merasa sedih, dan merasa cobaan dari Tuhan terlalu berat. Disaat aku sedang merasa begitu dekat dengan Tuhan, dan sedang giat dan bersemangat melakukan pelayanan, aku mengalami hal ini.
Setelah lima tahun aku menjalani hal ini, sampai saat ini kebas ini tidak pernah sembuh, namun aku merasakan hal yang lain, ternyata Tuhan tidak meninggalkan aku. Memang kebasku tidak sembuh, Namun aku tidak menjadi putus asa dan tetap menjalankan hidupkan seperti apa adanya. Aku tetap dapat menikmati hidupku, aku masih bisa bersyukur jika melihat kenyataan bahwa aku masih bisa berjalan, masih bisa menyetir mobil, dan banyak hal-hal lain yang masih bisa aku jalani. Aku meyakini bahwa ini semua semata-mata karena penghiburan dari Roh Kudus.
Sungguh aku mengalami seperti apa yang dikatakan Santo Paulus, kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan jika kita menyertakan Tuhan dalam hidup kita.
Roh Kudus yang diutusNya, akan menguatkan orang-orang yang percaya kepadaNya.
Doa :
Allah Bapa yang selalu setia, terima kasih Engkau tidak pernah meninggalkanku, melainkan Roh KudusMu terus menyertai dan menghibur aku. Sertai aku terus yaa Bapa karena aku orang yang lemah. Amin.
https://www.google.com/imgres?imgurl=https%3A%2F%2Fblogpictures.99.co%2FiStock-1179626840.png&imgrefurl=https%3A%2F%2Fwww.99.co%2Fblog%2Findonesia%2Fpenyebab-tangan-kebas%2F&tbnid=Cm-8SvjSNGx7mM&vet=12ahUKEwjd7f-0ooj4AhVOk9gFHVzPD3YQMygRegUIARDaAQ..i&docid=Sz167VbBMKhWuM&w=640&h=370&q=sakit%20kebas%20tangan&ved=2ahUKEwjd7f-0ooj4AhVOk9gFHVzPD3YQMygRegUIARDaAQ
Komentar
Posting Komentar