(Renungan) Hidup oleh Roh, Bukan oleh Daging

Hidup oleh Roh, Bukan oleh Daging 
(Ery Dewanti)

Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus. 
(Rm. 8:9)

Kalender Liturgi Minggu, 5 Juli 2026
Bacaan Pertama: Za. 9:9-10
Mazmur Tanggapan: Mzm. 145:1-2.8-9.10-11.13cd-14
Bacaan Kedua: Rm. 8:9.11-13
Bacaan Injil: Mat. 11:25-30

Santo Fransiskus dari Asisi lahir pada tahun 1181 dalam keluarga saudagar kaya raya. Ia dimanjakan oleh orang tuanya dan hidup glamor layaknya anak orang kaya. Ia sering menghamburkan uangnya dan hidup dalam daging. Hidupnya berubah ketika mendengar kotbah dari Injil Matius, ketika Yesus meminta para murid-Nya untuk pergi memberitakan Injil ke seluruh dunia tanpa membawa uang, tongkat, atau memakai sepatu. Santo Fransiskus memutuskan untuk melakukannya. 

Dalam Roma 8:9.11-13, Santo Paulus mengajarkan bahwa orang yang menjadi milik Kristus adalah orang yang hidup dipimpin oleh Roh Kudus, bukan dikuasai oleh keinginan daging. Hidupnya dibaharui. Roh ini juga tinggal dalam diri kita ketika dibaptis dan dikuatkan dalam Sakramen Krisma. Dengan demikian kita tidak hanya diberi harapan hidup kekal, tetapi juga kekuatan untuk hidup baru. 

Firman hari ini mengajak kita untuk sadar, bahwa seharusnya kita tidak menuruti dorongan duniawi, seperti bergosip, tidak mengendalikan diri, dan lain-lain. Meskipun kadang kita masih rapuh, sesungguhnya kita tidak pernah berjalan sendiri. Roh Tuhan yang tinggal di dalam kita akan menuntun kita menuju hidup dalam kebenaran yang sejati.

Jadi, jika Roh Allah tinggal di dalam kita, hidup kita perlahan diubahkan: yang dahulu mudah marah, dibentuk menjadi lebih sabar; yang dahulu takut, dikuatkan untuk percaya; yang dahulu mengikuti keinginan diri, belajar taat pada kehendak Tuhan. Roh Kudus memberi daya untuk mematikan hal-hal yang tidak berkenan kepada Allah, menumbuhkan daya untuk hidup yang benar, damai, dan penuh pengharapan. 

Itu terjadi pada Santo Fransiskus dari Asisi untuk hidup oleh Roh, bukan oleh daging. Hal ini terjadi padaku. Sekarang aku lebih mudah menahan diri dari godaan ‘ngerumpi’ dan nimbrung teman seruangan yang ada saja bergosip tentang hal apa pun. Terima kasih Tuhan.


Doa: 
Roh Kudus, nyatakan kuasa kebangkitan Yesus Kristus dalam kehidupan kami hari ini dalam pikiran, perkataan, dan tindakan kami. Ajar kami menolak apa yang berasal dari daging. Bawa kami untuk hidup taat, damai, dan tenang dalam damai-Mu. Amin.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

(Renungan) Hidup Terlalu Singkat untuk Tidak Berbuah

(Renungan) Percaya meski Belum Melihat