(Renungan) Jadilah Pelaku Iman
Jadilah Pelaku Iman
(Yustina Kurniawati)
(Yustina Kurniawati)
"Tuaian memang banyak tetapi pekerja sedikit."
(Mat. 9:37)
Kalender Liturgi Selasa, 7 Juli 2026
Bacaan Pertama: Hos. 8:4-7.11-13
Mazmur Tanggapan: Mzm. 115:3-4.5-6.7ab-8.9-10
Bacaan Injil: Mat. 9:32-38
Bacaan Pertama: Hos. 8:4-7.11-13
Mazmur Tanggapan: Mzm. 115:3-4.5-6.7ab-8.9-10
Bacaan Injil: Mat. 9:32-38
Di zaman digital ini, pewartaaan firman Allah ada banyak di media sosial. Baik yang dibawakan oleh awam, biarawan, atau biarawati. Bahkan Misa secara online pun bisa diikuti setiap hari dari segala penjuru dunia. Para awam yang menulis renungan harian atau membuat video di Youtube bertemakan pengajaran iman Katolik, tidak kalah banyaknya dibandingkan dengan para romo. Kabar baiknya, semakin banyak umat yang mencintai Kitab Suci. Awalnya hanya sebagai pendengar khotbah romo, namun sekarang semakin banyak umat bertumbuh sebagai penulis renungan harian, pengajar di komunitas, dan seksi-seksi di paroki.
Bacaan Injil hari ini tentang bagaimana Yesus Sang Gembala Agung berbelas kasihan kepada orang-orang sakit, lemah, dan terlantar. Yesus berkeliling kota dan desa tanpa rasa lelah, menyembuhkan orang-orang dari segala penyakit dan kelemahan. Banyak orang sakit, lelah, dan terlantar di sekitar lingkungan kita, juga yang jauh dari jangkauan kita. Mereka seperti domba yang tak bergembala. Mereka bukan hanya memerlukan materi, tetapi juga membutuhkan sapaan, nasehat dan dukungan moral lewat kehadiran kita.
Seperti wajah umat Katolik di Flores yang pernah saya kunjungi. Mereka tinggal di rumah sederhana, namun di satu sisi banyak sekali acara adat yang memerlukan uang tidak sedikit. Banyak pasangan melanggar moral dan hukum perkawinan Katolik dengan tinggal bersama tanpa menikah, karena besarnya biaya perkawinan adat. Akibatnya, perkawinan baru dibereskan ketika mereka telah mempunyai anak.
Kita bisa masuk lebih dalam lagi selain melayani di Gereja dan sebagai pewarta digital. Kita bisa mengambil bagian yang lebih luas dan menantang seperti misi Yesus keluar masuk kota; dengan pergi mencari dan melayani orang-orang yang berada di daerah tertinggal.
Mari kita bersama dengan Yesus-sang pemilik tuaian, untuk bekerja sama, pergi mewartakan Injil melayani orang-orang di daerah tertinggal. Kita hadirkan kasih Allah di tengah dunia yang kehilangan harapan, seperti membangun sekolah, klinik kesehatan, dan lain-lain.
Apakah kita berani melangkah meninggalkan zona nyaman kita untuk pergi melayani di daerah terpencil?
Doa:
Ya Tuhan, terima kasih kami diberi kesempatan untuk berbagi renungan hari ini untuk seluruh umat Kristiani. Kami hanyalah alat-Mu, maka pakailah kami untuk mewartakan Firman-Mu hari ini bahwa Engkau membutuhkan penuai untuk mewartakan kabar gembira ke seluruh dunia. Demikian doa ini kami sampai kepada-Mu Yesus, Tuhan dan pengantara kami. Amin.
Ya Tuhan, terima kasih kami diberi kesempatan untuk berbagi renungan hari ini untuk seluruh umat Kristiani. Kami hanyalah alat-Mu, maka pakailah kami untuk mewartakan Firman-Mu hari ini bahwa Engkau membutuhkan penuai untuk mewartakan kabar gembira ke seluruh dunia. Demikian doa ini kami sampai kepada-Mu Yesus, Tuhan dan pengantara kami. Amin.

Komentar
Posting Komentar