TUHAN itu ajaib dan indah. Para penulis sudah mengalaminya sendiri. 20 kisah sejati dari para penulis dan pengalaman iman kami himpun dalam ebook ini. Dengan gaya bahasa awam yang ringan, masing-masing penulis ingin Anda semakin percaya pada Yesus.
Hidup Terlalu Singkat untuk Tidak Berbuah (F. Angelina Wiraatmaja) Jawab-Nya: Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, juga apa yang ada padanya akan diambil. (Luk. 19:26) Kalender Liturgi Rabu, 19 November 2025 Bacaan Pertama: 2 Mak. 7:1.20-31 Mazmur Tanggapan: Mzm.17:1.5-6.8b.15 Bacaan Injil: Luk. 19:11-28 Perumpamaan tentang mina mengajak kita menyelami hati Allah yang memercayakan hidup sebagai anugerah, bukan sekadar pemberian. Setiap orang menerima ‘mina’, mungkin berupa waktu, bakat, kasih, atau kesempatan. Namun, Allah bukan mengukur besar kecilnya hasil, melainkan kesetiaan untuk mengusahakannya. Allah tidak meminta hasil spektakuler, hanya kemauan untuk menanam. Sebab yang menumbuhkan tetaplah Dia. Manusia ada yang seperti hamba pertama dan kedua dalam perumpamaan, yang berani bertindak; sementara yang ketiga memilih menyimpan karena takut. Ketakutan adalah akar dari banyak hidup yang tidak berbuah...
Percaya meski Belum Melihat (Juliana Santoso) “Kata Yesus kepadanya, “Karena engkau telah melihat Aku, engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” (Yoh. 20:29) Kalender Liturgi Jumat, 3 Juli 2026 Pesta St. Thomas Rasul Bacaan Pertama: Ef. 2:19-22 Mazmur Tanggapan: Mzm. 117:1.2 Bacaan Injil: Yoh. 20:24-29 Sejak kecil anak keduaku divonis speech delay . Sebagai ibu, hatiku dipenuhi kekhawatiran dan ketakutan tentang masa depannya. Apakah ia bisa mengikuti pelajaran di sekolah dan diterima di lingkungannya? Berbagai terapi dan usaha sudah dijalani, tetapi aku tidak melihat hasilnya. Sering aku kelelahan dan menangis dalam doa karena belum melihat jawaban yang pasti. Saat waktunya mendaftar SD, aku bahkan tidak tahu harus ke mana karena anakku belum bisa berbicara. Di tengah kebingunganku, Tuhan membuka jalan melalui teman yang memberitahukan sekolah baru. Walau ragu, aku mencoba, dan anakku diterima. Tetapi perjalanan sekolahnya tidak mudah. Dari SD hingga SMP...
Komentar
Posting Komentar