(Renungan) Langit Terbuka
Langit Terbuka
(Titus Sj.)
(Titus Sj.)
“Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Kamu akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik pada Anak Manusia.”
(Yoh. 1:51)
Bacaan Pertama: Why. 21:9b-14
Mazmur Tanggapan: Mzm. 145:10-11.12-13ab.17-18
Bacaan Injil: Yoh. 1:45-51
Bacaan Injil hari ini diambil dari Injil Yohanes 1:45-51. Kisah singkatnya kira-kira sebagai berikut: Filipus bertemu dengan Natanael, lalu Natanael berjumpa dengan Yesus, dan akhirnya iman Natanael tumbuh. Awalnya Natanael skeptis: “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?” Tetapi karena Filipus mengajak: “Mari dan lihatlah!” Akhirnya ia mengikuti dan ternyata tersentuh, dia menemukan sesuatu, dan hidupnya berubah. Hal seperti ini adalah Natanael sejati. Awalnya Natanael sinis, lalu setelah bertemu Yesus, ia langsung berkata: “Engkau Anak Allah!”
Di dalam kehidupan, pernah aku mengalami masalah berat bahkan sampai pada titik terendah. Beberapa kali aku menangis sendirian di kamar, merasa tidak ada yang mengerti diriku. Aku berdoa singkat: “Tuhan, aku capek banget.” Lalu dua hari kemudian, saat berkomunikasi dengan seorang teman lewat WA, ia tiba-tiba mengirim pesan: “Aku ngerasa harus doain kamu deh.” Aku juga membaca ayat Kitab Suci yang sungguh sangat pas dengan masalahku. Itu rasanya seperti: 'Yesus melihat aku, bahkan di pohon ara.' Tempat yang paling pribadi, paling rapuh. Dia tahu persis isi hatiku sebelum aku bercerita. Ini adalah pengalaman serupa dengan Natanael ketika Yesus berkata: “Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara.”
Selanjutnya setelah aku rajin berdoa, ikut sakramen ini itu, melayani sana sini, aku merasakan hidup ini jadi terhubung dengan Tuhan Yesus. Doaku serasa didengar-Nya. Ada damai saat sedang susah. Ada banyak 'kebetulan' yang sejujurnya sulit disebut kebetulan. Itulah 'tangga Yakub', surga dan bumi terhubung lewat Yesus. Langit terbuka dan malaikat telah turun naik sebagai bentuk pertolongan Tuhan. Inspirasi dan perlindungan yang aku alami tiap hari walau sering tidak kusadari. Jadi inti Injil Yohanes hari ini, iman itu tumbuh lewat perjumpaan. Yesus sudah lebih dulu mengenal kita sedetail-detailnya, bahkan sebelum kita mengenal Dia.
Doa:
Tuhan Yesus, kami percaya Engkau telah mengenal diri kami masing-masing dan segala permasalahan kami. Kami percaya, Engkau akan selalu memberi yang terbaik. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin.
Tuhan Yesus, kami percaya Engkau telah mengenal diri kami masing-masing dan segala permasalahan kami. Kami percaya, Engkau akan selalu memberi yang terbaik. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin.

Komentar
Posting Komentar