(Renungan) Melihat secara Imani
Melihat secara Imani
(Marcellus Nur Basah)
(Marcellus Nur Basah)
Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya secara tersendiri dan berkata, “Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat.”
(Luk. 10:23)
Bacaan Pertama: Ayb. 42:1-3.5-6.12-16.
Mazmur Tanggapan: Mzm.119: 66.71.75.91.125.130
Bacaan Injil: Luk.10:17-24
Ada hal Ilahi yang bisa dilihat oleh para murid. Hanya saja, mata melihat ini bukan melihat dengan cara pandang insani biasa. Tetapi melihat secara imani. Orang yang sudah dibaptis juga memiliki karunia melihat secara imani itu. Contohnya, orang Katolik saat memandang Hosti yang sudah dikonsekrasi, ia melihat Tuhan. ‘Mata’ yang dikatakan Tuhan Yesus berbahagia, bukanlah sekedar melihat situasi dunia. Tetapi itu anugerah yang menumbuhkan syukur karena sadar besarnya kasih Tuhan yang dinyatakan kepadanya.
Saya pernah ziarah jalan kaki sendiri dari Yogya ke Sendangsono. Dari Yogya sore hari tanpa bekal apa pun. Saya niatkan begitu dalam doa ziarah dengan sedikit ‘nekat’. Sampai Sendangsono sudah malam. Ada dua orang muda memberikan air putih panas yang manis, pelepas dahaga di malam hari. Saya lihat mereka berdoa di depan Goa Maria. Sesudah haus terobati, saya pergi berdoa di depan Goa Maria. Di tengah doa dengan mata terpejam, saya ingat dua orang muda tadi untuk berterima kasih. Tapi saya tidak menemukan mereka. Muncul pertanyaan dalam hati “Apa tadi itu saya masuk pada ilusi (rasa khayal) saat didera kehausan?” Atau kenyataannya memang dua orang muda itu sudah pergi saat mata terpejam dalam doa. Saya yakin pengalaman itu nyata. Lalu batin saya mencoba melihatnya secara imani, bahwa kejadian ini sepertinya ada kasih keibuan Bunda Maria dengan perantaraan dua orang muda itu.
Anugerah mampu melihat secara imani pada murid-Nya, membuat Tuhan bergembira. Tuhan mengajari murid-Nya agar bergembira karena bisa melihat dan menghayati kebenaran imani yang bagi mata dunia dianggap kecil dan bodoh. Tuhan Yesus mengatakan bahwa mampu melihat-Nya secara imani sekaligus juga melihat-Nya dengan mata insani adalah hal yang diinginkan oleh para raja dan nabi.
Orang Katolik bisa membuat Tuhan bergembira jika mereka melihat kasih-Nya secara imani pada segala peristiwa dalam pengalaman kesehariannya. Betapa besarnya anugerah Kristus yang telah dinyatakan kepada kita.
Doa:
Bapa yang penuh kasih, syukur atas seberapa pun berkat bagi kebutuhan insani kami. Kami mohon agar dengan rahmat-Mu, kami semakin bisa melihat kasih-Mu secara imani dalam kebenaran Kristus. Amin.
Bapa yang penuh kasih, syukur atas seberapa pun berkat bagi kebutuhan insani kami. Kami mohon agar dengan rahmat-Mu, kami semakin bisa melihat kasih-Mu secara imani dalam kebenaran Kristus. Amin.

Komentar
Posting Komentar